IHSG Sesi 1 Turun Tipis, Nilai Transaksi Capai Rp 10,78 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 dengan koreksi tipis, Jumat (8/5/2026).
IHSG ditutup di level 7.168,47, turun 5,85 poin atau -0,08%. Sebanyak 421 saham turun, 253 naik, dan 285 stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp 10,78 triliun, melibatkan 22,43 miliar saham dalam 1,41 juta saham. Kapitalisasi pasar pun koreksi tipis menjadi Rp 12.760 triliun.
Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor berada di zona merah. Utilitas turun paling dalam, yakni -3,33% dan bahan baku -2,29%.
Adapun pemberat utama adalah Barito Renewables Energy (BREN) -7,75 poin, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) -5,29 poin, Bumi Resources Minerals (BRMS) -5,25 poin, Merdeka Copper Gold (MDKA) -3,94 poin, dan Sinar Mas Multiartha (SMMA) -3,81 poin.
Sementara itu, saham yang mencoba mendorong IHSG ke zona hijau adalah Mora Telematika (MORA) 22,42 poin, Bank Central Asia (BBCA) 14,05 poin, Telkom (TLKM) 7,31 poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 6,27 poin, dan Bank Mandiri (BMRI) 4,69 poin.
Saham MORA hari ini kembali melaju kencang dan naik hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA) atau 20% ke level 7.500 sejak pagi tadi.
Mengakhiri perdagangan pekan ini, pelaku pasar akan dihadapkan pada sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri. Dari luar negeri, perkembangan perang masih menjadi fokus utama sementara dari dalam negeri salah satunya datang dari pengumuman cadangan devisa.
Sementara itu, pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada hari Jumat, karena kekhawatiran yang kembali meningkat atas perseteruan panas antara Iran dan AS di tengah gencatan senjata yang rapuh.
AS dan Iran saling baku tembak di Selat Hormuz, dengan masing-masing pihak mengklaim pihak lain yang memulai serangan tersebut.
Meskipun terjadi eskalasi, Presiden Donald Trump bersikeras bahwa gencatan senjata tetap berlaku, mengatakan bahwa serangan tersebut "hanya sentuhan ringan" selama panggilan telepon dengan seorang reporter pada Kamis malam.
Trump kemudian mengklaim dalam unggahan Truth Social berikutnya bahwa AS "benar-benar menghancurkan" pihak Iran yang terlibat dalam baku tembak tersebut, yang menurutnya termasuk kapal-kapal kecil dan drone yang "jatuh dengan sangat indah ke laut, seperti kupu-kupu yang jatuh ke kuburnya!"
Ia menegaskan kembali bahwa Iran akan menghadapi serangan lebih lanjut jika mereka tidak menyetujui kesepakatan nuklir.
"Sama seperti kita mengalahkan mereka lagi hari ini, kita akan mengalahkan mereka jauh lebih keras, dan jauh lebih kejam, di masa depan, jika mereka tidak menandatangani kesepakatan mereka, SECEPATNYA!" tulis Trump.
Harga minyak berjangka melonjak. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka untuk bulan Juni naik 2,23% menjadi $96,92 per barel. Harga minyak mentah Brent berjangka untuk bulan Juli naik 2,40% menjadi $102,46 per barel.
Sementara itu, pasar juga menghadapi pengumuman quarterly review indeks MSCI pada 12 Mei 2026 pekan depan. Selain itu, pekan depan pasar juga akan berjalan lebih pendek atau hanya tiga hari perdagangan.
(mkh/mkh) Add
source on Google