MARKET DATA

Pemerintah Jaga Dolar di Rp16.800-17.500 pada 2027, Begini Caranya

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
08 May 2026 11:40
Warga melakukan penukaran mata uang rupiah ke dolar AS di Money Changer Valuta Artha Mas, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Warga melakukan penukaran mata uang rupiah ke dolar AS di Money Changer Valuta Artha Mas, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah merancang strategi kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 16.800/US$ sampai dengan Rp 17.500/US$ pada 2027.

Hal ini terungkap dalam dokumen rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang telah disusun oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Kebijakan stabilitas kurs ini merupakan bagian arah kebijakan moneter 2027.

"Kebijakan moneter tahun 2027 diarahkan untuk menjaga inflasi dalam rentang sasaran 2,5±1,0 persen (YoY) dan stabilitas nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.800-Rp17.500 per US$, dengan tetap memanfaatkan ruang untuk mendukung pertumbuhan," dikutip dari dokumen rancangan awal RKP 2027, Jumat (8/5/2026).

Untuk menjaga pergerakan kurs di rentang itu, pemerintah dalam RKP 2027 menjabarkan deretan langkah utama, seperti intervensi stabilisasi di pasar luar negeri dan domestik melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder.

Lalu, strategi operasi moneter pro-market untuk memperkuat transmisi kebijakan, menarik aliran modal asing dengan mengoptimalkan instrumen SRBI, dan memperdalam pasar uang serta pasar valas.

Penetapan BI-Rate yang adaptif terhadap dinamika global dan domestik juga menjadi bagiannya; beriringan dengan upaya pemeliharaan cadangan devisa untuk stabilisasi rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

"Juga dengan penguatan kebijakan transaksi valas melalui penyesuaian threshold transaksi jual-beli valas dan pelaporan Lalu Lintas Devisa (LLD), serta penguatan komunikasi kebijakan untuk membangun ekspektasi positif dan kepercayaan pasar," dikutip dari dokumen RKP 2027.

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kurs Dolar AS Capai Rp 16.685, Bos BI Klaim Rupiah Stabil


Most Popular
Features