MARKET DATA

Produsen Indomie (ICBP) Bukukan Laba Rp 2,57 T pada Kuartal I-2026

Mentari Puspadini,  CNBC Indonesia
04 May 2026 16:15
Penjualan mie instan di warkop kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (10/8/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Penjualan mi instan di warkop kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen Indomie PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencatatkan penurunan laba sebesar 3% year on year (yoy) pada kuartal pertama 2026.

Menurut laporan keuangan terbaru, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ICBP tercatat sebesar Rp2,57 triliun per 31 Maret 2026. Angka ini turun dari Rp2,66 triliun tahun lalu.

Meski laba turun, ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sekitar 8% menjadi Rp21,72 triliun. Angka ini naik dari Rp20,19 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP Anthoni Salim mengatakan, marjin laba usaha berada di kisaran 21,3% meskipun laba usaha turun 10% menjadi Rp4,62 triliun di kuartal pertama tahun 2026, dari Rp5,15 triliun di kuartal pertama tahun 2025 terutama karena lebih rendahnya laba atas selisih nilai tukar mata uang asing dari kegiatan operasi.

"Dengan tetap waspada terhadap potensi gejolak makroekonomi dan berbagai faktor risiko eksternal, kami akan terus fokus dan beradaptasi dengan cepat untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan, memperkuat daya saing, serta mempertahankan posisi keuangan yang sehat," ujar Anthoni dalam keterangan resmi, dikutip Senin, (4/5/2026).

Dari sisi permodalan, ICBP mencatat total aset sebesar Rp140,15 triliun. Angka ini naik dari sebelumnya Rp135,54 triliun.

Adapun total liabilitas dan ekuitas perusahaan entitas grup Salim ini tercatat masing-masing sebesar Rp63,16 triliun dan Rp77 triliun.

 

(fsd/fsd) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Berhasil Parkir di 8.600-an, Asing Malah Banyak Lepas Saham Ini


Most Popular
Features