MARKET DATA

Prabowo: Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
01 May 2026 11:10
Presiden Prabowo Subianto.
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam Peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia — Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan rencana pemerintah untuk membantu pekerja memiliki rumah melalui skema pembiayaan jangka panjang yang lebih fleksibel.

Ia menyoroti bahwa selama ini sebagian pekerja mengalokasikan sekitar 30% penghasilan untuk biaya kontrak atau sewa tempat tinggal. Ke depan, porsi tersebut diupayakan dialihkan menjadi cicilan kepemilikan rumah.

"Tadi kalian menyampaikan sekitar 30% penghasilan digunakan untuk kontrak. Ke depan, itu akan kita arahkan menjadi cicilan rumah sendiri," ujarnya saat menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Prabowo menjelaskan, tenor cicilan akan dibuat panjang agar lebih terjangkau, mulai dari 20 tahun hingga bisa diperpanjang menjadi 25, 30, bahkan hingga 40 tahun jika diperlukan.

"Cicilannya bisa 20 tahun. Kalau belum memungkinkan, 25 tahun, 30 tahun, bahkan sampai 40 tahun," kata dia.

Menurutnya, skema ini dirancang agar pekerja memiliki kepastian tempat tinggal dalam jangka panjang, seiring dengan stabilitas pekerjaan.

Sebagai informasi, Prresiden Prabowo menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo menerima masukan yang disampaikan pimpinan serikat buruh, mulai dari tempat penitipan anak (daycare) hingga rumah.

Adapun Prabowo mengatakan mengatakan kalau pemerintah telah membangun 350 ribu rumah hingga saat ini. Akan tetapi, pemerintah menargetkan minimal satu juta rumah akan dimulai pembangunannya tahun ini juga.

"Dan rumah-rumah ini akan sesuai saran saudara akan dibuat di klaster yang dekat dengan kawasan-kawasan industri, yang dekat dengan tempat bekerja," ujar Prabowo.

Pemerintah juga telah merancang kota-kota baru yang terdiri dari 100 ribu rumah, 100 ribu rumah susun. Kota ini akan dilengkapi dengan sekolah, fasilitas olahraga,daycare, rumah sakit, dan transportasi yang layak. 

Moda transportasi yang dimaksud Prabowo bisa berupa kereta ringan (LRT) maupun bus. Tujuannya agar mobilisasi pekerja dari kediaman menuju tempat bekerja bisa berjalan dengan lancar dan baik.

(mkh/mkh) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Starbucks Bayar Uang Damai Rp 592,85 Miliar ke Pekerja


Most Popular
Features