Breaking News! IHSG Anjlok 2,46%
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,46% ke level 7.200 pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Sebanyak 666 saham turun, 205 saham tidak bergerak dan hanya 90 saham mengalami kenaikan.
Volume perdagangan mencapai 23,63 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,44 juta kali senilai Rp11,17 triliun.
Perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih akan menghadapi tekanan setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat. Lonjakan harga minyak dan indeks dolar jua diperkirakan akan membebani IHSG dan rupiah.
Harga minyak brent Kembali melesat dan ditutup melesat 3% lebih ek US$ 105,07 per barel atau tertinggi sejak 7 April 2026. Sementara itu, indeks dolar melonjak ke 98,77 atau tertinggi sejak 9 April 2026.
Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik dibuka beragam karena investor tetap berhati-hati meskipun gencatan senjata Israel-Lebanon diperpanjang selama tiga minggu, yang menggarisbawahi ketidakpastian geopolitik yang masih ada.
Israel dan Lebanon sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata mereka selama tiga minggu setelah pertemuan di Gedung Putih dengan para pejabat tinggi AS, kata Presiden Donald Trump pada hari Kamis.
source on Google [Gambas:Video CNBC]