BI Laporkan Uang Beredar di RI Tembus Rp10.355 T per Maret 2026

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Kamis, 23/04/2026 10:23 WIB
Foto: REUTERS/Iqro Rinaldi

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia atau BI mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 tumbuh lebih tinggi.

Pada Maret 2026, M2 tumbuh sebesar 9,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 8,7% (yoy). Dengan demikian, uang beredar atau M2 tercatat mencapai Rp10.355,1 triliun pada bulan Maret lalu.


"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,2% (yoy)," papar Direktur Departemen Komunikasi BI Anton Pitono, Kamis (23/4/2026).

Perkembangan M2 pada Maret 2026, lanjut Anton, dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit.

Adapun, BI mencatat tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 39,2% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 25,6% (yoy). Sementara itu, penyaluran kredit pada Maret 2026 tumbuh sebesar 8,9% (yoy), stabil dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BI Bongkar Dampak Perang Iran Vs AS ke Inflasi - Nasib Rupiah