THR Sampai Bansos Bikin Ekonomi Melesat di Awal Tahun

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 22/04/2026 14:16 WIB
Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (12/11/2025). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) memperkirakan ekonomi nasional pada 2026 tumbuh 4,9-5,7% di tengah tingginya ketidakpastian global, khususnya dipicu oleh perang di Timur Tengah.

"Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,9-5,7% di 2026," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (22/6/2026)


Pada kuartal I-2026, Perry menjelaskan ekonomi nasional masih tumbuh kuat didorong oleh permintaan domestik, yaitu konsumsi rumah tangga seiring dengan terjaganya penghasilan dan kenaikan permintaan selama Idul Fitri.

"Belanja pemerintah meningkat karena THR dan belanja sosial dan transfer ke daerah," jelasnya.

Investasi bangunan meningkat didorong oleh akselerasi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Perry ke depan sinergi pemerintah dan BI terus diperkuat untuk merespons gejolak dunia.


(mij/mij) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BI Bongkar Dampak Perang Iran Vs AS ke Inflasi - Nasib Rupiah