Terungkap! Kolaborasi Salim dan Bakrie di EV, Dua Saham Terbang

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Jumat, 17/04/2026 08:40 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Grup Salim dan Grup Bakrie semakin mesra. Terbaru, keduanya bersinergi dalam pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Hal ini dilihat dari penyertaan saham anak usaha Bakrie ke entitas usaha Indomobil.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sebagai entitas anak PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tercatat melakukan penyertaan saham pada PT Indomobil Ventura Transportasi (IVT). Investasi ini dilakukan pada Februari 2025 dengan nilai Rp3 miliar.

"Untuk pembelian 3.000 lembar saham atau setara dengan 30% kepemilikan saham di IVT," sebagaimana diungkap dalam Dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK) BNBR untuk tahun buku 2025, Kamis, (16/4/2026).


Dana tersebut digunakan untuk membeli 3.000 lembar saham atau setara dengan 30% kepemilikan di IVT. Dengan aksi ini, VKTR resmi masuk sebagai salah satu pemegang saham strategis di perusahaan tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) tahun 2025, PT Indomobil Ventura Transportasi merupakan anak usaha tidak langsung IMAS. Indomobil Group sendiri dikenal sebagai salah satu konglomerasi otomotif terbesar di Indonesia.

Seiring pemberitaan ini, saham BNBR telah naik 7,77% ke angka Rp222 per penutupan perdagangan Kamis. Sementara IMAS telah meningkat 19,23%.

Adapun sebelumnya Indomobil mengumumkan penandatanganan kemitraan strategis dan pendirian perusahaan joint venture bersama yang bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan mempercepat adopsi kendaraan listrik (EV) di Indonesia pada 2024. Hal ini dilakukan melalui PT IMG Sejahtera Langgeng.

Salah satu poin penting dari kemitraan ini adalah kedua perusahaan akan fokus pada pengembangan dan peningkatan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan, termasuk kendaraan penumpang dan komersial melalui pendirian perusahaan joint venture tersebut.

Meskipun demikian, Indomobil Group hanya akan menyoroti aspek kemitraan yang berkaitan dengan EV. Langkah ini diambil untuk memastikan fleksibilitas dan ekspansi yang lebih luas dalam kerja sama di masa depan, yang mungkin meliputi sektor kendaraan penumpang dan komersial. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan komitmen kedua perusahaan dalam mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emissions 2060

Adapun belum lama ini kerja sama antara grup Bakrie dan Salim muncul terlihat di PT Bumi Resources Tbk. (BUMI). Perusahaan mengumumkan nama Anthoni Salim dan Nirwan Dermawan Bakrie sebagai pemegang manfaat akhir dari kepemilikan saham.

Dalam keterbukaan informasi, Corporate Secretary BUMI Irana Candra Mala mengungkapkan bahwa persentase saham pengendali kini mencapai 46,96%.

Seperti diketahui, Anthoni Salim yang juga dikenal dengan nama Liem Hong Sien, merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia. Ia merupakan putra bungsu dari tiga bersaudara dari anak Liem Sioe Liong atau Sudono Salim yang merupakan generasi pertama Keluarga Salim.

Melalui Grup Salim, Anthoni menguasai sejumlah emiten kakap RI, mulai dari di bidang consumer goods, perbankan, perkebunan, hingga pertambangan.

Sementara itu, Nirwan Dermawan Bakrie adalah anak ketiga dari Achmad Bakrie, pengusaha kenamaan pendiri Bakrie Group. Anaknya, Adhika Andrayudha Bakrie dan Adika Nuraga Bakrie, menjabat masing-masing sebagai Komisaris dan Presiden Direktur BUMI.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Syarat Agar Investor Asing "Ngegas" Masuk Bursa Saham & SBN