MARKET DATA

Timur Tengah Memanas, Rosan: Investor Jepang-China Tetap Serbu RI

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
13 April 2026 19:20
Kepala BKPM/Menteri Investasi. Rosan Roeslani saat konferensi pers Capaian realisasi investasi Triwulan I. (YouTube/Kementerian Investasi dan Hilirisasi - BKPM)
Foto: Kepala BKPM/Menteri Investasi. Rosan Roeslani saat konferensi pers Capaian realisasi investasi Triwulan I. (YouTube/Kementerian Investasi dan Hilirisasi - BKPM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan gejolak geopolitik yang terjadi di Timur Tengah tidak menyurutkan minat investasi di Tanah Air. Menurutnya, komunikasi yang terjaga baik melalui diplomasi politik antar negara yang dilakukan oleh pemerintah dapat menjaga stabilitas iklim investasi.

"Saya pun baru kembali dari kunjungan baik dari Jepang, Korea, mendampingi Bapak Presiden. Bertemu juga dengan China, baru dua hari yang lalu saya kembali dari China kalau saya lihat dan saya ketemu dan saya berbicara baik dari Jepang, Korea, dan China yang dimana tiga investor terbesar kita itu tidak mengurangi minat mereka untuk berinvestasi," ungkapnya dalam rapat dengan Komisi XII di gedung DPR RI Jakarta, Senin (13/4/2026).

Rosan menyampaikan lebih jauh, Presiden Prabowo Subianto selalu menyempatkan waktu untuk bertemu dengan dunia usahanya di setiap kunjungan kenegaraan. Sehingga dapat membantu memberikan rasa kepercayaan kepada dunia usaha bahwa pemerintah hingga level teratas sangat memahami kondisi saat ini baik keadaan geopolitik maupun ekonomi.

"Presiden itu sangat memahami sangat juga menguasai keadaan geopolitik dan juga perekonomian di Indonesia dan langkah-langkah apa yang kita sudah ambil," sebutnya.

Rosan menekankan, pemerintah telah mengantisipasi agar iklim investasi dapat tetap berkembang. Hal itu tercermin dari kunjungannya ke China.

"Jadi menurut saya karena iklim investasi kita terjaga stabilitas kita sangat baik, perdamaian kita sangat baik dan juga mereka melihat pemerintah kita ini selalu meningkatkan program investasi yang baik," tutupnya.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Danantara Mau Jadi Pemegang Saham Bursa Usai Demutualisasi


Most Popular
Features