Dolar Rp17.100, Tapi Rupiah Lebih Kuat Dibanding 7 Mata Uang Ini

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Senin, 13/04/2026 12:25 WIB
Foto: Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi DJSEF Kementerian Keuangan, Noor Faisal Achmad memberi pemaparan dalam acara Central Banking Forum 2026, di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (13/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang masih terus terjadi hingga hari ini, Senin (13/4/2026) ternyata tidak seburuk dibanding mata uang negara-negara lain yang memiliki kapasitas ekonomi setara dengan Indonesia.

Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fsikal (DJSEF) Kementerian Keuangan Noor Faisal Achmad menegaskan, volatilitas rupiah yang lebih baik ini disebabkan fundamental ekonomi Indonesia yang memang kuat.

Terlihat dari purchasing managers index (PMI) manufaktur yang masih di level ekspansi 50,1 pada Maret 2026, hingga pertumbuhan kredit yang masih mencapai kisaran 9,37% secara tahunan atau year on year.


"Jadi tekanan RI masih moderat dibandingkan peers. Depresiasi rupiah masih terkendali," kata Faisal dalam acara Central Banking Forum 2026 CNBC Indonesia, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan catatan Bank Indonesia, indeks volatilitas rupiah memang masih menjadi yang terendah dibanding 7 negara lain, besarannya hanya 4,75. 7 Negara itu seperti India rupee 8,92, Filipina peso 10,55, Thailand bath 12,40, Meksiko peso 13,20, Brazil real 13,69, Argentina peso 14,50, dan Afrika Selatan rand 16,34.

Depresiasi atau pelemahan kurs rupiah pun masih lebih baik dibanding banyak negara, meskipun nilainya sudah ke level Rp 17.100 per dolar AS. BI mencatat, depresiasi hingga pekan ini sejak awal tahun hanya 2,91%, padahan Korea won mencapai 2,85% terhadap dolar AS, India rupee 3,08%, dan Turki lira 3,69%.

"Jadi Indonesia kuat dibanding peers, inflasi terkendali, fiskal prudent, kita jaga defisit prudent. Rasio utang di bawah batas 60%," tutur Faisal.


(arj/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video:Perundingan AS Vs Iran Gagal - Rupiah Anjlok ke Rp17.122 per USD