MARKET DATA

Negosiasi Iran-AS Gagal, Bursa Asia Kompak Lesu

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
13 April 2026 08:20
An electronic stock board showing Japan's Nikkei 225 index at a securities firm is seen on a street in Tokyo Wednesday, July 10, 2019. Asian shares were mostly higher Wednesday in cautious trading ahead of closely watched congressional testimony by the U.S. Federal Reserve chairman. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Foto: Bursa Asia (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Asia dibuka melemah. Para investor menyoroti perang Timur Tengah yang berlanjut usai lonjakan harga minyak usai Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade pelabuhan Iran.

Para investor menimbang langkah blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran setelah pembicaraan antara Washington dan Teheran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,84%, sementara Topix melemah 0,42%.

Selanjutnya, Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,83%, sedangkan indeks saham perusahaan berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 1,43%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga lemah 0,74%.

Sementara indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.964, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 25.893,54.

Mengutip CNBC Internasional, kegagalan negosiasi pada akhir pekan di Islamabad kembali memicu kekhawatiran bahwa perang AS-Iran akan berlangsung lebih lama dari perkiraan sehingga menyebabkan kenaikan harga minyak yang akan terus membebani perekonomian di seluruh dunia.

Harga minyak mentah melonjak pada Minggu setelah pembicaraan berakhir tanpa kesepakatan dan AS bergerak menuju blokade lalu lintas pelabuhan Iran. West Texas Intermediate melonjak 8,56% menjadi US$104,84 per barel pada pukul 20.01 ET. Minyak Brent naik 8,61% menjadi US$103,38 per barel.

Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump dilaporkan mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara terhadap Iran, menurut Wall Street Journal.

Trump pekan lalu menyetujui gencatan senjata selama dua minggu sejak Selasa pekan lalu sebagai imbalan atas izin Teheran bagi kapal-kapal untuk melintasi selat tersebut. Sebelumnya, ia juga mengancam akan membom setiap jembatan dan pembangkit listrik di Iran.

Semalam di Wall Street, indeks berjangka Dow Jones Industrial Average turun 517 poin, atau 1,1%. Indeks berjangka S&P 500 turun 1,1% dan indeks berjangka Nasdaq 100 turun 1,2%.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Indeks Kospi Korsel Ambruk 7%, Bursa Asia Suram Imbas Konflik Timteng


Most Popular
Features