MARKET DATA

Breaking! Rupiah Sentuh Level Terendah, Dolar AS Tembus Rp17.100

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia
10 April 2026 10:02
Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan pagi ini, Jumat (10/4/2026).

Berdasarkan data Refinitiv, hingga pukul 09.47 WIB, mata uang Garuda terdepresiasi 0,18% ke level Rp17.110/US$. Rupiah bahkan sempat menyentuh Rp17.115/US$, yang menjadi level terlemah baru sepanjang masa secara intraday.

Pelemahan ini membalikkan kondisi pada awal perdagangan. Saat pembukaan, rupiah sempat menguat 0,09% ke level Rp17.065/US$, namun kemudian berbalik arah dan terus tertekan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada saat yang sama tercatat menguat 0,09% ke level 98,904.

Dari eksternal, pelaku pasar masih mencermati arah pergerakan dolar AS di tengah situasi global yang belum sepenuhnya stabil. Penguatan indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas.

Pasar valuta asing global sendiri masih bergerak hati-hati. Pelaku pasar memantau apakah gencatan senjata antara AS dan Iran benar-benar dapat bertahan, setelah sehari sebelumnya pengumuman tersebut sempat menekan dolar AS cukup dalam.

Artinya, ketenangan pasar saat ini masih rapuh dan pergerakan mata uang tetap sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik.

(evw/evw) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertengger di Level Rp16.680


Most Popular
Features