MARKET DATA

Prabowo Minta Dirut Garuda Indonesia Menghadap, Perintahkan Ini

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
08 April 2026 17:35
The logo of Garuda Indonesia is pictured on an Airbus A330 aircraft parked at the aircraft builder's headquarters of Airbus in Colomiers near Toulouse, France, November 15, 2019. REUTERS/Regis Duvignau
Foto: Logo Garuda Indonesia pesawat Airbus A330 yang diparkir di markas pembangun pesawat Airbus di Colomiers dekat Toulouse, Prancis, 15 November 2019. REUTERS / Regis Duvignau

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto meminta Garuda Indonesia untuk membentuk joint venture dengan Saudi Arabia Airlines demi memecahkan masalah kosongnya pesawat Garuda kosong ketika kembali ke Tanah Air sehabis mengantar jemaah haji.

"Di sini ada Dirut Garuda dan Danantara? Saya telah instruksikan mendekati Saudi Air supaya, Garuda dan Saudi Air membuat JV. Jadi selama ini pesawat Garuda bawa haji ke Tanah Suci pulangnya kosong. Ini tidak ekonomis, tidak masuk akal.

Arab saudi juga mengembalikan jamaah kita ke Indonesia kembalinya kosong, saya katakan kenapa gak kerja sama bikin anak usaha 50;50. Kita pesawat terbang ini ke Arab penuh ke Indonesia penuh, harga bisa turun lagi, waktu bisa lebih singkat lagi, ini supaya bisa dikerjakan," ujarnya, dalam Rapat Kerja Pemerintah, Rabu (8/4/2026).

Selain itu, Prabowo juga menyinggung soal Indonesia akan membuat perkampungan haji, dengan puluhan menara yang bisa menampung banyak jemaah Indonesia. Bahkan, dirinya sudah mengajukan dan secara prinsip sudah di setujui dari kerajaan Arab untuk Indonesia punya terminal khusus haji.

"Sudah dikerjakan belum? Saya perintah kurang lebih 2 bulan lalu, ini harus kerja cepat pemerintah ini kerja cepat, nanti Dirut Garuda menghadap saya," tegasnya.

Presiden juga melakukan tindakan berani dengan menurunkan biaya haji, meskipun harga avtur yang merupakan bahan bakar pesawat mengalami kenaikan signifikan.

"Walaupun harga avtur naik tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini, demikian komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat paling bawah," ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga berjuang untuk menurunkan antrian haji, yang mulai tahun ini tidak lagi 48 tahun melainkan paling lama 26 tahun. Bahkan Ia mengaku akan berjuang agar bisa lebih pendek lagi.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Eks Bos Garuda jadi Senior Director di Danantara Asset Management


Most Popular
Features