MARKET DATA

Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Lebih Besar dari Laba 2025

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
01 April 2026 09:45
Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, (1/4/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) telah memutuskan untuk membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya sebesar 200.460.000.000 dari laba bersih tahun buku 2025 atau sebesar atau sebesar Rp 156 per saham.

Keputusan tersebut telah mendapat restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Mayoritas pemegang saham memberikan persetujuan sebesar 998.647.081 suara atau setara 99,99% dari total saham dengan hak suara yang hadir.

"Menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 200.460.000.000 atau sebesar Rp 156 per saham yang akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada hari Jumat tanggal 10 April 2026," tulis manajemen, Rabu (1/4/2026).

Pembagian dividen tersebut lebih tinggi dari laba bersih komprehensif tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp134,13 miliar.

Dividen tersebut juga mengambil dari saldo laba ditahan akhir tahun 2025 yang mencapai Rp677,67 miliar. Dari jumlah tersebut, alokasi dividen sebesar Rp 68,10 miliar.

Selain itu, sisa laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,78 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan guna memperkuat permodalan perseroan. Perseroan juga mengalokasikan Rp25,7 miliar dari saldo laba ditahan untuk meningkatkan cadangan wajib.

Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 10 April 2026 pukul 16.00 WIB, dengan jadwal pembayaran pada 24 April 2026.

Sebagai informasi, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam merupakan penerima manfaat akhir TEBE. Dia mengendalikan perusahaan melalui PT Dua Samudera Perkasa dengan kepemilikan 76,91%. 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Adaro Andalan (AADI) Mau Bagi Dividen Rp 4,17 Triliun, Cek Jadwalnya


Most Popular
Features