Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Kantongi Laba Rp 87,19 Miliar
Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten properti milik Hermanto Tanoko PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) mencatatkan kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar 133,5% secara year on year (yoy) sepanjang 2025.
Akan tetapi pertumbuhan laba tersebut bukan disumbang oleh bisnis utama perusahaan. Merujuk pada laporan keuangan terbaru, laba perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp87,19 miliar. Sementara pada tahun 2024, perseroan membukukan laba sebesar Rp37,35 miliar.
Dari sisi top line, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp410,72 miliar. Angka ini naik 12,34% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp365,58 miliar.
Pendapatan ini ditopang oleh segmen usaha penjualan apartemen sebesar Rp151,42 miliar, gudang dan ruko Rp35,72 miliar, rumah Rp7,99 miliar, dan tanah Rp13,53 miliar. Selain itu, pendapatan dari hotel sebesar Rp180,47 miliar, dan pendapatan sewa sebesar Rp8,2 miliar, dan pendapatan sewa pihak berelasi Rp13,38 milar.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan RISE tercatat sebesar Rp214,48 miliar pada 2025. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp179,07 miliar.
Sementara itu, perusahaan mengantongi selisih keuntungan efek portofolio senilai Rp 4,98 miliar. Kondisi ini berbalik dari tahun lalu rugi Rp 17,75 miliar. Alhasil pos lain-lain mencatat penghasilan senilai Rp 20 miliar, berbalik dari tahun sebelumnya membukukan beban Rp 342,59 juta.
Posisi nilai aset perseroan pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp3,52 triliun. Aset ini meningkat dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,42 triliun.
Sementara posisi liabilitas dan ekuitas RISE masing-masing tercatat sebesar Rp747,45 miliar dan Rp2,77 triliun.
Adapun saham RISE sejak awal 2026 mengalami koreksi tajam setelah terbang 1.000% dalam kurun waktu 10 bulan tahun lalu. Sepanjang bulan ini saham RISE masih dalam tren negatif. Pada perdagangan kemarin harga sahamnya turun 2,91% ke level 2.000.
Sebagai informasi Hermanto Tanoko merupakan penerima manfaat akhir RISE. Dia mengendalikan RISE melalui Tancorp Global dengan kepemilikan 80,3%.
(mkh/mkh) Add
source on Google