Emiten Cat Avian (AVIA) Raup Dividen, Segini Nilainya

ayh, CNBC Indonesia
Jumat, 13/03/2026 11:10 WIB
Foto: AVIAN Brands

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten cat PT Avia Avian Tbk (AVIA) melalui anak perusahaannya PT Tirtakencana Tatawarna (TKTW), memperoleh dividen sejumlah Rp7.998.222.222,00 dari PT Tirtakencana Batamindo, perusahaan yang sahamnya dimiliki 99,99% oleh Perseroan secara tidak langsung melalui TKTW.

"Tidak terdapat dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap keuangan atau keberlangsungan usaha kegiatan operasional, hukum, kondisi perseroan," ujar Hera Septi Astuti, Corporate Secretary AVIA, seperti dikutip dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/3/2026).

Sebelumnya, emiten cat milik Konglomerat Tanoko ini juga melaporkan total pendapatan sebesar Rp 8,1 triliun pada tahun 2025, meningkat Rp 652 miliar atau 8,7% dibandingkan tahun sebelumnya.


Sementara pertumbuhan volume penjualan sebesar 7,4% di tahun lalu, didukung oleh pertumbuhan penjualan yang sejak kuartal pertama hingga kuartal keempat, baik pada segmen solusi arsitektur maupun barang dagangan.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun, meningkat Rp 80 miliar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih sebesar 21,5%.

Di sisi lain, laporan Keberlanjutan perusahaan berhasil meraih peringkat A+ dirilis 2024 Sustainability Report Study of Indonesia Listed Companies oleh Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) bersama Moores Rowland Indonesia (MRI).

Pencapaian tersebut menempatkan laporan keberlanjutan Avian Brands sebagai salah satu dari 16 laporan terbaik (Top 6%) dari total 263 perusahaan publik di Indonesia yang menjadi objek penilaian dalam studi tersebut.

Proses penilaian mengacu pada berbagai kerangka pelaporan global seperti Global Reporting Initiative (GRI Standards) dan standar pelaporan keberlanjutan dari International Financial Reporting Standards Foundation melalui IFRS S1 dan S2. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan kesesuaian dengan regulasi nasional yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK 51/2017 serta indikator IDX ESG Metrics.

Direktur Operasional dan Pengembangan, Robert Christian Tanoko, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan secara konsisten.


(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: BNI Tetapkan Dividen Rp 13 Triliun, Setara Rp 349 Per Saham