35 Orang Gen Z Masuk Jajaran Orang Terkaya di Dunia, Ini Sosoknya
Jakarta, CNBC Indonesia - Demam kecerdasan buatan (AI), hingga warisan keluarga membuat semakin banyak orang menjadi miliarder di usia sangat muda. Daftar Forbes World's Billionaires terbaru mencatat rekor 35 orang berhasil mencapai kekayaan miliaran dolar sebelum usia 30 tahun.
Jumlah tersebut memang hanya sekitar 1% dari total 3.428 miliarder dunia. Namun porsinya meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya sekitar 0,6%.
Para miliarder muda ini memperoleh kekayaan dari berbagai sektor bisnis. Mulai dari jaringan apotek, pemasok perlengkapan pipa, pasar prediksi, hingga perusahaan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Sebagian besar dari mereka mendapatkan kekayaan melalui warisan keluarga. Meski begitu, ada rekor baru yakni 12 miliarder muda yang berhasil membangun kekayaannya sendiri.
Miliarder termuda yang benar-benar merintis usahanya sendiri datang dari startup perekrutan berbasis AI Mercor. Tiga pendirinya yakni Surya Midha, Brendan Foody, dan Adarsh Hiremath masing-masing berusia 22 tahun dengan kekayaan sekitar US$2,2 miliar.
Foody sebelumnya mengaku tidak menyangka pencapaian tersebut bisa terjadi. Ia menyebut kekayaan tersebut terasa sangat tidak nyata dan jauh melampaui bayangan mereka sebelumnya.
Midha yang beberapa bulan lebih muda dari dua rekannya kini menjadi miliarder mandiri termuda di dunia. Ia mengambil gelar tersebut dari pendiri Scale AI, Alexandr Wang, yang memegang rekor itu pada daftar tahun lalu.
Ketiga pendiri Mercor yang juga merupakan penerima program Thiel Fellowship itu bahkan mencatat sejarah baru. Mereka menjadi miliarder mandiri termuda yang pernah masuk daftar Forbes, mengalahkan rekor Mark Zuckerberg yang pertama kali masuk daftar pada usia 23 tahun sekitar dua dekade lalu.
Di sisi lain, daftar tahun ini juga menghadirkan miliarder perempuan mandiri termuda yang baru. Ia adalah Luana Lopes Lara, mantan balerina asal Brasil berusia 29 tahun yang juga lulusan Massachusetts Institute of Technology.
Lopes Lara merupakan salah satu pendiri perusahaan pasar prediksi Kalshi. Ia menggantikan pendiri Scale AI Lucy Guo yang sebelumnya memegang gelar tersebut setelah mengambil alih posisi dari Taylor Swift pada April lalu.
Salah satu pendiri Kalshi lainnya yakni Tarek Mansour juga masuk dalam daftar miliarder muda baru tahun ini. Secara keseluruhan terdapat 17 miliarder baru berusia di bawah 30 tahun, dengan 11 di antaranya membangun kekayaannya sendiri.
Sebagian besar miliarder muda baru tersebut berasal dari sektor kecerdasan buatan. Di antaranya Fabian Hedin dari Swedia yang mendirikan startup AI coding Lovable pada usia 26 tahun.
Selain itu terdapat para pendiri startup AI coding Cursor yakni Michael Truell dan Aman Sanger yang masing-masing berusia 25 tahun. Nama lain yang juga masuk daftar adalah Arvid Lunnemark yang kini berusia 26 tahun meskipun sudah tidak lagi berada di perusahaan tersebut.
Sementara itu, miliarder termuda di dunia saat ini adalah Amelie Voigt Trejes yang baru berusia 20 tahun. Kekayaannya berasal dari warisan keluarga yang memiliki perusahaan mesin industri Brasil WEG yang didirikan oleh kakeknya Werner Ricardo Voigt pada 1961.
Amelie bahkan lebih muda dari saudara kembarnya Pedro Voigt Trejes dan Felipe Voigt Trejes. Ia juga tujuh minggu lebih muda dari pewaris farmasi asal Jerman Johannesvon Baumbach yang kini menjadi miliarder termuda kedua di dunia.
Beberapa miliarder muda lain yang memperoleh kekayaan melalui warisan termasuk pewaris kerajaan kacamata Italia Essilor Luxottica yakni Clemente Del Vecchio yang berusia 21 tahun. Ada pula Kim Jung-youn dari Korea Selatan yang mewarisi kekayaan dari industri gim daring bersama kakaknya.
Secara keseluruhan terdapat delapan miliarder di bawah usia 30 tahun yang merupakan warga Amerika Serikat. Tiga lainnya, termasuk Lopes Lara, kini tinggal di negara tersebut.
Selain itu, sebanyak 13 miliarder muda tinggal di Eropa dan enam lainnya di Asia. Seluruh miliarder muda asal Amerika Serikat membangun kekayaannya sendiri, sementara sebagian besar miliarder muda di Eropa memperoleh kekayaan melalui warisan.
Secara total, kekayaan gabungan 35 miliarder muda tersebut mencapai sekitar US$92,4 miliar. Nilai ini turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai US$152,3 miliar.
Penurunan tersebut antara lain karena pada daftar tahun lalu masih terdapat miliarder muda dengan kekayaan sangat besar seperti pewaris Red Bull Mark Mateschitz dan salah satu pendiri Stripe John Collison yang kini sudah melewati batas usia dalam kategori tersebut.
(ayh/ayh) Add
source on Google