MARKET DATA

Terungkap, Emiten RI Ini Pegang Teknologi 80 Ribu Kopdes Merah Putih

ayh,  CNBC Indonesia
11 March 2026 09:40
Pengunjung melihat produk yang dijual pada gerai Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih Melawai di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (22/7/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Pengunjung melihat produk yang dijual pada gerai Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih Melawai di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (22/7/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten teknologi, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) melalui produk Accounting+ resmi ditunjuk Kementerian Koperasi sebagai penyedia teknologi untuk mendukung operasional 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). 

Partisipasi Perseroan dalam ekosistem teknologi Kopdes Merah Putih sejalan dengan strategi Perseroan untuk memperkuat recurring revenue yang menjadi fokus pada tahun 2026. 

Penunjukan itu, merujuk pada Surat Pemberitahuan Kementerian Koperasi RI Nomor B-89/D.1.KOP/PK.00.00/2026 tanggal 5 Maret 2026. Penunjukan mitra digital merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan program Koperasi Merah Putih sekaligus memperkuat tata kelola dan transparansi koperasi melalui implementasi dan integrasi teknologi digital. 

Program Kopdes Merah Putih sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis nasional dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi modern profesional, transparan, dan terintegrasi secara digital. Pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi baru berbagai desa, dan kelurahan seluruh Indonesia sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Kopdes Merah Putih didukung oleh kerangka regulasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Koperasi, yang menekankan pentingnya tata kelola koperasi transparan, akuntabel, terdigitalisasi dan terkelola secara nasional.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Blak-blakan Bakal Pangkas Jumlah BUMN dari 1.000 menjadi 200


Most Popular
Features