IHSG Ambruk 3%, Saham Ini Masuk Keranjang Jual Asing
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) di sejumlah saham pada perdagangan Senin (9/3/2026), di tengah tekanan yang terjadi di pasar saham domestik.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan nilai beli Rp8,758 triliun dan nilai jual Rp7,648 triliun, sehingga secara keseluruhan masih tercatat net foreign buy Rp1,11 triliun di seluruh pasar. Meski demikian, pada sejumlah saham berkapitalisasi besar asing justru melakukan aksi distribusi.
Saham perbankan big caps menjadi yang paling banyak dilepas investor global pada perdagangan tersebut. Bank Mandiri (BMRI) tercatat sebagai saham dengan net sell asing terbesar.
Berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan tersebut:
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp269,7 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp170 miliar
- PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) - Rp137,1 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp107,4 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp106,8 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp73,5 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp51,1 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp34,9 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp25,3 miliar
- PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Rp24,2 miliar
Tekanan jual asing pada saham perbankan seperti BMRI, BBRI, dan BBCA terjadi di tengah pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin.
IHSG sempat anjlok hingga 5,2% ke level 7.156, sebelum akhirnya memangkas pelemahan menjadi -3,27% atau turun 248 poin ke level 7.337,37 pada penutupan perdagangan.
Sebanyak 708 saham turun, 68 saham naik, dan 41 saham stagnan, mencerminkan tekanan jual yang cukup besar di pasar. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp23,77 triliun dengan volume perdagangan 46,64 miliar saham dalam 1,62 juta kali transaksi.
Seluruh sektor perdagangan ditutup di zona merah, dengan sektor infrastruktur dan industri menjadi yang mengalami pelemahan paling dalam.
(mkh/mkh) Add
source on Google