Video

Video: Investor Pantau Risiko Defisit APBN 3%, Ini Efeknya ke Pasar RI

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Minggu, 22/03/2026 15:00 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Ekonomi dan Pasar keuangan Indonesia tengah dihadapkan pada sejumlah sentimen negatif atas penilaian sejumlah lembaga pemeringkat global. Setelah MSCI yang menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia, Fitch Ratings menurunkan outlook utang Indonesia menjadi negatif.

Menanggapi penilaian lembaga rating dunia ini, Direktur Ciptadana Asset Management, Herdianto Budiarto menyebutkan ini tidak perlu terlalu di khawatirkan karena jika sudah dilakukan perbaikan maka hal ini dapat diatasi.

Diperlukan peran pemerintah dalam mengatasi penilaian prospek utang RI salah satunya terkait kekhawatiran terkait defisit APBN yang ditakutkan bisa di atas 3%. Jika pendapatan negara tidak dapat meningkat imbas kondisi global maka perlu dilakukan realokasi belanja negara agar dan penghematan agar defisit tidak semakin bengkak.

Bagi pelaku pasar Herdianto Budiarto prospek utang RI yang merosot akan berdampak pada minat investasi di pasar keuangan RI, saat rating turun maka investor membutuhkan imbal hasil yang lebih tinggi. Oleh karena itu pemerintah harus menjadi perhatian serius.

Seperti apa dampak sentimen pasar ini terhadap prospek pasar keuangan RI? Bagaimana dampaknya ke strategi investasi di pasar keuangan RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Ciptadana Asset Management, Herdianto Budiarto dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 09/03/2026)

Add as a preferred
source on Google