Breaking News! IHSG Turun 2%, Balik Lagi ke Level 7.500-an

mkh, CNBC Indonesia
Jumat, 06/03/2026 09:52 WIB
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin melemah dalam 45 menit perdagangan awal, Jumat (6/3/2026). 

Per pukul 09.45 WIB, IHSG merosot 156,10 poin atau -2,02% dan menyentuh level 7.554,44. Sebanyak 126 saham naik, 533 turun, dan 299 tidak bergerak. 

Nilai transaksi mencapai Rp 4,46 triliun, melibatkan 8,68 miliar saham dalam 580.200 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun semakin menciut menjadi Rp 13.452 triliun. 


Emiten Sinar Mas, Bakrie, dan Prajogo kompak menjadi pemberat. Dian Swastatika Sentosa (DSSA), Barito Renewables Energy (BREN), dan Bumi Resources Minerals (BRMS) masuk dalam daftar teratas top laggards pagi ini. 

Adapun pasar keuangan Indonesia masih dibayangi tekanan berat. Perang AS-Israel dan Iran yang memanas, lonjakan harga minyak hingga proyeksi terbaru ekonomi China akan menjadi sentimen negatif hari ini.

Harga minyak mentah melonjak mencapai level tertinggi sejak Juli 2024, seiring meningkatnya perang dengan Iran yang mengganggu pasokan energi global.

Merujuk Refinitiv, harga minyak brent ditutup di posisi US$ 84 per barel atau naik hampir 4% sementara harga minyak WTI ditutup di posisi US$81,01 per barel atau melesat 8,5%. Harga tersebut adalah yang tertinggi sejak Juli 2024 atau 2 tahun 8 bulan.

Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz masih sebagian besar terhenti, sementara Iran mengklaim telah menghantam sebuah kapal tanker minyak dengan rudal.

Menambah tekanan di pasar, pemerintah China memerintahkan kilang-kilang besar untuk menghentikan ekspor diesel dan bensin.

Sementara itu, bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (6/3/2026), mengikuti jejak Wall Street.

Kospi Korea Selatan jatuh 0,87%, setelah menapaki hari terbaiknya sejak 2008 di sesi sebelumnya. Namun, Kosdaq yang berkapitalisasi kecil, memperpanjang kenaikan menjadi 2,45%.

Sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,24%. Topix mengalami penurunan yang lebih besar, yakni -0,42%. Sedangkan Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,09% pada awal perdagangan, terseret oleh saham-saham material dasar.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 25.037, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 25.321,34.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ini Cara OJK Cegah Harga Saham Melonjak Tanpa Alasan