Pemerintah Umumkan Ada Lowongan Kerja Besar-besaran, Ini Daftarnya

Wiji Nur Hayat, CNBC Indonesia
Sabtu, 28/02/2026 12:00 WIB
Foto: Ilustrasi karyawan Duniatex tengah bekerja di lini produksi tekstil. (Dok. Duniatex)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Presiden Prabowo Subianto mulai merealisasikan targetnya membuka lapangan kerja besar-besaran. Pertama adalah Kementerian Perindustrian dimana ada 1.236 perusahaan industri yang telah menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kalinya pada 2026.

Kehadiran kapasitas produksi baru ini menjadi bukti konkret bahwa investasi manufaktur bukan hanya tumbuh, tetapi juga direalisasikan secara nyata di sektor riil. Investasi industri pada tahun 2026 tersebut diharapkan menyerap tenaga kerja baru sebanyak 218.000 orang. Industri baru ini merupakan relokasi dari luar negeri, ekspansi atau investasi baru. Industri baru ini diharapkan mampu menciptakan PDB (Produk Domestik Bruto) dan kemudian menambah PDB IPNM yang telah ada selama ini.

Masuknya investasi ke sektor industri tidak bisa dinilai hanya dari satu indikator sentimen. Fakta bahwa lebih dari seribu perusahaan industri siap beroperasi pada 2026 menunjukkan bahwa investasi manufaktur berjalan dan berkelanjutan," ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (17/2/2026).


Bukan hanya Kemenperin, data Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut Danantara juga telah menyiapkan total 20 proyek hilirisasi senilai US$ 26 miliar. Potensi penciptaan lapangan kerja mencapai 600 ribu. Setelah 6 proyek berjalan, 14 proyek lainnya siap menyusul pada 2026.

Dari mineral hingga industri strategis, dari energi hingga pangan. Seluruh investasi ini diarahkan untuk menangkap nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Sementara itu, sudah ada 6 proyek yang sudah groundbreaking yaitu:

  • Hilirisasi Bauksit di Mempawah, Kalimantan Barat
  • Hilirisasi Alumina jadi Alumunium di Mempawah, Kalimantan Barat
  • Bioetanol di Banyuwangi, Jawa Timur
  • Biorfinery (Bioavtur) di Cilacap, Jawa Tengah
  • Garam Industri & MVR di Gresik sampai Sampang
  • Integrated Poultry (Industri Ayam) di Malang, Lampung, Gorontalo, Sulsel, Kaltim, dan NTB

Lalu ada 14 proyek segera menyusul, yaitu:

  • Hilirisasi batu bara ke DME
  • Stainless Steel Slab dari Nikel
  • Manufaktur Modul Surya dari Bauksit dan Silika
  • Produksi Copper Rod, wire dan tube
  • Pengolahan manganese sulfate
  • Produksi besi baja dari pasir besi
  • Pengolahan aspal buton
  • Pengembangan kilang minyak domestik
  • Pengembangan kapasitas penyimpanan minyak
  • Hilirisasi rumput laut jadi carrageenan
  • Hilirisasi pala jadi oleoresin
  • Pengembangan produk turunan sawit
  • Hilirisasi kelapa terintegrasi
  • Pengembangan ekosistem produksi ikan tilapia

(wur/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Investor Pantau Pengelolaan Fiskal -Program Unggulan Pemerintah