Grup Bakrie (BNBR) Jajaki Bisnis Data Center, Ini Kata Anindya Bakrie
Jakarta, CNBC Indonesia - Holding Group bisnis Keluarga Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berbicara mengenai minat menggarap bisnis data center. BNBR melalui anak usahanya, PT Multi Kontrol Nusantara (MKN) telah membeli tanah di Kalideres, Jakara Barat untuk membangun data center inner city.
Direktur Utama BNBR, Anindya Bakrie mengatakan infrastruktur IT yang sebelumnya adalah tiang dan fiber optics, kini telah beralih ke data center. Oleh karena itu, MKN sudah mengkaji lokasi yang tepat di Jakarta untuk dibangun data center.
"MKN itu salah satunya juga melihat bahwa infrastruktur IT yang sebelumnya kan kita bicara mengenai tiang untuk telekomunikasi atau fiber optics. Tapi infrastruktur IT sekarang adalah data center. Jadi bersama anggota grup yang lain, MKN juga sudah melirik melihat apakah suatu lokasi tertentu di dalam DKI Jakarta bisa menjadi suatu yang menarik untuk dibuat data center," terangnya usai RUPSLB di Bakrie Tower, Jumat (27/2/2026).
Pria yang akrab disapa Anin itu melanjutkan, komponen yang paling penting dari pembangunan data center adalah lahan dan listrik. Ia menyebut tenaga listrik adalah salah satu kekuatan Grup Bakrie.
Namun, Anin menyebut pembangunan pusat data itu akan dilakukan bila BNBR sudah memperoleh mitra yang tepat.
"Jadi bisa kita lihat di situ. Tapi kita tentu hanya mau lakukan ini apabila mendapatkan mitra yang strategis yang mengerti di bidang data center ini," ujarnya.
Ia enggan memberi keterangan lebih lanjut mengenai pencarian mitra tersebut. "Tunggu tanggal main ya nanti," ucap Anin.
Untuk tahun ini, ia menjelaskan BNBR akan menekuni dan mendalami lini bisnis yang sudah ada.
Di bidang minyak dan gas (migas), terdapat potensi bisnis dari upaya pemerintah untuk meningkatkan satu lifting.
Sementara itu bidang non migas, Anin menyebut upaya pemerintah meningkatkan infrastruktur migas sendiri juga menjadi pangsa pasar bagi BNBR. Seperti pipa gas dan manufaktur EV yang dijalankan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR).
Lebih lanjut, Anin mengatakan BNBR juga memiliki bisnis baru yakni 3D printing melalui PT Modula Sustainability Indonesia. Menurutnya, bisnis printing dapat membantu mewujudkan program pemerintah 3 juta rumah.
"Karena kita melihat pemerintah juga sangat giat untuk upayanya membuat rumah 3 juta setiap tahunnya. Paling tidak dengan 3D printing ini apabila pas sesuai dengan harapan, ini bisa menjadi suatu cara yang efisien dan juga cepat ya," tutur Anin.
(ayh/ayh) Add
source on Google