Maybank Kantongi Laba Rp 1,66 T Sepanjang 2025
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik Rp1,66 triliun pada tahun 2025. Torehan itu naik 48,5% secara tahunan atau year on year (yoy) dari setahun sebelumnya sebesar Rp1,11 triliun.
Padahal, pendapatan bunga bersih (NII) meningkat tipis sebesar 1,6% yoy menjadi Rp7,45 triliun. Margin bunga bersih (NIM) tercatat sebesar 4,3% pada 2025.
Sementara itu, pendapatan nonbunga tumbuh 8,1% yoy, terutama ditopang oleh pendapatan global markets yang membaik menjadi sebesar Rp441 miliar, serta pendapatan yang dikontribusikan dari asset recovery dan wealth management.
Dengan demikian, pendapatan operasional naik tipis 3,1% yoy menjadi sebesar Rp9,55 triliun dengan rasio efisiensi operasional (BOPO) tercatat sebesar 86,3%.
Pada fungsi intermediasi, total kredit yang disalurkan Maybank Indonesia tercatat sebesar Rp123,64 triliun, turun 3,1% yoy. Penurunan itu sehubungan dengan rebalancing portofolio kredit korporasi Global Banking (GB) yang mencatatkan penurunan sebesar 18,4% yoy. Meski demikian, kredit GB segmen Large Local Corporates (GB-LLC) mencatatkan pertumbuhan sebesar 13,1% secara kuartalan.
Kualitas aset atau rasio non-performing loan (NPL) sebesar 2,2% (gross) dan 1,3% (net) pada 2025, membaik dibandingkan 2,7% (gross) dan 1,4% (net) pada 2024.
Di sisi pendanaan, giro dan tabungan (CASA) tumbuh 6,3% yoy, didorong oleh pertumbuhan giro sebesar 12% yoy yang disokong naiknya jumlah transaksi keuangan melalui platform M2E (nasabah korporasi).
Sementara itu, tabungan mencatat penurunan sebesar 3,3% yoy.
Deposito berjangka turun 12,1% yoy sejalan dengan fokus berkelanjutan bank dalam mengoptimalkan struktur pendanaan yang lebih efisien. Rasio CASA pun naik menjadi 57,6% pada Desember 2025 dari 52,9% pada Desember 2024.
Hingga Desember 2025, total simpanan nasabah tercatat sebesar Rp116,19 triliun, turun 2,4% yoy.
Perbaikan struktur pendanaan tersebut membuat rasio pinjaman terhadap simpanan mengetat, tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) bank only sebesar 90,3%.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menyampaikan bahwa tahun 2025 pihaknya berfokus untuk meningkatkan kualitas pendapatan yang mumpuni serta berkelanjutan.
"Kami juga secara disiplin mengelola biaya serta mengoptimalkan struktur pendanaan, dengan pengelolaan risiko yang kuat, sehingga profitabilitas kami meningkat, diiringi kualitas aset yang semakin sehat, serta neraca yang lebih resilien," ujar Steffano.
(mkh/mkh) Add
source on Google