MARKET DATA

IHSG Melesat 1% Lebih Ditopang Kinerja Saham Ini

Redaksi,  CNBC Indonesia
25 February 2026 09:23
Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit pada awal perdagangan hari ini, Rabu (25/2/2026) setelah terkoreksi dalam pada perdagangan kemarin. IHSG melaju kencang pembukaan perdagangan dan dibuka melesat 87 poin atau naik 1,06% ke level 8.367,05.

Sebanyak 369 saham naik, 133 turun, dan 166 tidak bergerak. Nilai transaksi jelang pembukaan mencapai Rp 1,43 triliun, melibatkan 3,09 miliar saham dalam 189.924 kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun kembali bertengger di level Rp 15.000-an triliun.

Seluruh sektor perdagangan menguat hari ini, dengan kenaikan tertinggi dicatatkan oleh sektor kesehatan, barang baku dan infrastruktur.

Saham Bumi Resources (BUMI) dan Bank Central Asia (BBCA) tercatat menjadi yang paling ramai ditransaksikan pada perdagangan hari ini.

Saham Bank Mega (MEGA) yang sempat melesat menyentuh batas auto rejection atas (ARA) pada perdagangan hari ini menjadi penopang utama indeks di awal perdagangan dengan kontribusi kenaikn 11,08 indeks poin.

Lalu diikuti oleh saham BBCA dan Telkom Indonesia (TLKM) dengan kontribusi masing-masing 9,47 poin dan 4,26 poin. Adapun sejumlah emiten lain yang ikut menjadi penggerak utama kenaikan indeks pagi ini termasuk ASII, BBRI, AMMN dan BREN.

Sementara itu, pasar Asia-Pasifik menguat pada hari Rabu mengikuti reli yang didorong oleh sektor teknologi di Wall Street yang dipicu oleh meredanya kekhawatiran seputar disrupsi yang disebabkan oleh kecerdasan buatan (AI) pada industri tertentu.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9% pada perdagangan awal. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak lebih dari 1% ke level tertinggi baru, sementara Topix sedikit naik.

Demikian pula, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,11% untuk menembus angka 6.000 untuk pertama kalinya. Saham-saham unggulan SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing naik 0,6% dan 0,88%.

Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil bertambah 0,16%.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 26.763, lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 26.590,32.

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 0,61% menjadi $66,03 per barel.

Investor juga akan memperhatikan pidato kenegaraan Presiden AS Donald Trump yang biasa disampaikan nanti pada hari itu.

Semalam di AS, indeks utama Wall Street menguat dipimpin oleh kenaikan saham Advanced Micro Devices dan saham perangkat lunak. Saham AMD melonjak 8,8% setelah Meta Platforms mengumumkan kesepakatan multi-tahun dengan perusahaan semikonduktor tersebut.

Kemitraan baru ini mencakup penyebaran hingga 6 gigawatt unit pemrosesan grafis AMD untuk pusat data AI. Meta juga akan berinvestasi di AMD melalui waran berbasis kinerja hingga 160 juta saham pembuat chip tersebut.

Langkah ini dilakukan seminggu setelah Meta mengatakan akan menggunakan jutaan chip Nvidia dalam pembangunan pusat datanya. Saham perusahaan chip AI favorit ini naik 0,7%.

Indeks S&P 500 naik 0,77% dan ditutup pada 6.890,07, sementara Nasdaq Composite naik 1,04% dan ditutup pada 22.863,68.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 370,44 poin, atau 0,76%, dan berakhir pada 49.174,50 didukung oleh kenaikan hampir 2% pada saham Home Depot setelah pendapatan perusahaan melampaui ekspektasi untuk pertama kalinya dalam setahun. Saham IBM, yang anjlok pada hari perdagangan sebelumnya akibat kekhawatiran AI yang disebutkan sebelumnya, juga menambah keuntungan Dow.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Ditutup Lompat 1,5%, Ini Penyebabnya


Most Popular
Features