09:15
Video: Investasi BPJamsostek Hadapi Gejolak Pasar, Saham Jadi Pilihan?
Jakarta, CNBC Indonesia- Awal tahun 2026 menjadi periode tantangan bagi pasar modal Indonesia di tengah gejolak yang mendorong pelemahan dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHG) yang sempat merosot ke bawah 8.000 di awal bulan Februari 2026.
Direktur Pengembangan BPJamsostek, Edwin Ridwan menilai volatilitas pasar yang cukup tinggi masih sangat wajar dalam menghadapi berbagai perkembangan isu dan sentimen. Menghadapi kondisi ini, BPJamsostek sebagai investor institusi besar tidak reaktif mengingat dana yang dikelola sangat besar.
BPJamsostek memastikan pengelolaan investasi di pasar modal dilakukan dengan hati-hati dengan menjaga cashflow termasuk melihat peluang investasi dalam jangka pendek, menengah dan panjang termasuk alokasi di instrumen saham.
Seperti apa strategi investasi hadapi gejolak pasar keuangan RI? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Direktur Pengembangan BPJamsostek, Edwin Ridwan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 18/02/2026)