Indeks Acuan Jepang Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Pantau Ini

Redaksi, CNBC Indonesia
Rabu, 18/02/2026 08:47 WIB
Foto: Bursa Asia (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks utama pasar ekuitas Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (18/2/2025). Meski demikian, banyak pasar modal Asia masih libur merayakan tahun baru China.

Pelaku pasar diketahui masih akan mengamati risalah pertemuan Federal Reserve bulan Januari. Namun, katalis besar berikutnya minggu ini kemungkinan besar adalah pembacaan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang akan dirilis pada hari Jumat.

PCE, indikator inflasi pilihan Fed, akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang keadaan ekonomi. Pasar "kemungkinan berada dalam pola semi-tahan" menjelang laporan tersebut, terutama karena perdagangan kecerdasan buatan menjadi semakin sulit untuk dinavigasi, menurut kepala strategi pasar Ameriprise, Anthony Saglimbene.


Indeks Nikkei 225 tercatat menguat 0,73% pagi ini seiring dengan ekspor Jepang naik 16,8% secara tahunan pada bulan Januari, jauh melampaui ekspektasi pasar dan tumbuh pada laju tercepat sejak November 2022 karena pengiriman ke Asia dan Eropa Barat melonjak.

Indeks saham Australia juga tercatat mengalami penguatan moderat pagi ini. Sementara itu indeks saham Korea Selatan KOSPI, indeks acuan China dan Hong Kong serta indeks acuan Singapura hari ini tidak diperdagangkan karena masih libur perayaan tahun baru China.

Sementara itu, tadi pagi Indeks S&P 500 menguat tipis, dengan penurunan saham-saham perangkat lunak membatasi kenaikan indeks tersebut.

Indeks S&P 500 yang menjadi acuan pasar yang lebih luas naik 0,1% dan ditutup pada 6.843,22, sementara Nasdaq Composite naik 0,14% dan ditutup pada 22.578,38. Dow Jones Industrial Average naik 32,26 poin, atau 0,07%, dan ditutup pada 49.533,19.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Gubernur BI Akui Ruang Penurunan BI Rate Masih Terbuka