Luhut Bilang Reformasi Bursa Bisa Datangkan Investasi hingga Rp1.179 T

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 13:51 WIB
Foto: Instagram/Luhut.Pandjaitan

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan pasar saham Indonesia bisa mengeruk investasi hingga US$ 40 - US$ 70 miliar atau Rp 673,8 triliun hingga Rp 1.179 triliun (kurs Rp 16.845), setelah reformasi dijalankan dengan mulus. Perkiraan ini disampaikan berdasarkan hitungan dari Morgan Stanley.

Untuk itu, dia mendorong reformasi segera dilakukan untuk membenahi pasar modal Indonesia. Seperti diketahui, bursa saham Tanah Air sempat diwarnai oleh guncangan setelah adanya rencana penurunan MSCI terhadap kelas IHSG dari emerging market ke frontier market.


"Saya yakin seperti Morgan Stanley bilang 9 kali modal yang outflow akan kembali kira-kira US$ 40-70 miliar," kata Luhut usai peluncuran situs resmi DEN, Jumat (13/2/2026).

Luhut pun menuturkan dia telah bertemu dengan perwakilan Morgan Stanley. Dia mengaku berdiskusi selama 2 jam terkait indeks MSCI yang sempat membuat pasar saham nasional jeblok.

"Dia (Morgan Stanley) juga bilang, sebenarnya bukan hanya di Indonesia saja yang nakal seperti ini, di mana itu ada India misalnya," ujarnya.

Namun, menurut MSCI, India berhasil melakukan reformasi di pasar modalnya. Dari reformasi ini, India mencatat pertumbuhan investasi di pasar modalnya sebanyak 9 kali lipat.

India sukses mendatangkan investasi hingga US$ 60 miliar hingga US$ 70 miliar. Jika India sukses, dia yakin Indonesia pasti bisa. Menurut Luhut banyak orang pintar di Indonesia.

"Nah pertanyaannya, kalau India bisa, masa kita nggak bisa? Apa sih bedanya India dengan kita? Apa bedanya? Banyak orang pinter-pinter di republik ini kok," tegasnya.

Sebagai bagian dari reformasi, Luhut pun menuturkan pihaknya akan mengusulkan agar pasar modal Indonesia, dipimpin oleh anak muda. Seperti diketahui, jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kepala DK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih kosong saat ini.

Luhut menuturkan usulan ini akan dimatangkan dan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rangka reformasi bursa saham Indonesia. Seperti diketahui, bursa saham Tanah Air sempat ricuh setelah adanya rencana penurunan MSCI terhadap kelas IHSG dari emerging market ke frontier market.

"Nah, kita sekarang sedang menyiapkan, memfinalisasi usulan kita kepada Presiden, termasuk nanti ya usulan terjabat. Saya juga malah berpikir, usulan saya mungkin nanti saya akan lapor Bapak Presiden, cari aja anak muda," kata Luhut.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Media Asing Ramai Beritakan Ambruknya IHSG karena Rilis MSCI