2025, XLSmart (EXCL) Catat Rugi Rp4,42 Triliun

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Jumat, 13/02/2026 11:04 WIB
Foto: Dok XLSMART

Jakarta, CNBC Indonesia - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mencatat rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2025 sebesar Rp4,42 triliun. Padahal, EXCL sebelumnya masih dapat membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp1,81 triliun pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), EXCL mencatat pendapatan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp42,4 triliun. Pendapatan tersebut meningkat sebesar 23,41% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp34,39 triliun.

Meski pendapatan tumbuh signifikan, beban usaha juga mengalami lonjakan. Beban penyusutan naik menjadi Rp17,58 triliun dari Rp12,07 triliun pada 2024. Beban infrastruktur tercatat Rp12,3 triliun, meningkat dari Rp8,9 triliun. Beban interkoneksi dan beban langsung lainnya juga naik menjadi Rp4,9 triliun dari Rp3,2 triliun.


Selain itu, beban gaji dan kesejahteraan karyawan melonjak menjadi Rp4,2 triliun dari Rp1,7 triliun pada tahun sebelumnya. Beban penjualan dan pemasaran relatif naik tipis
jadi Rp2,2 triliun, sementara beban umum dan administrasi naik menjadi Rp841,99 miliar dari Rp454,99 miliar.

Kenaikan berbagai beban tersebut membuat perseroan mencatat rugi usaha sebesar Rp1,13 triliun pada 2025, berbanding terbalik dengan laba usaha Rp5,75 triliun pada 2024.

Sementara dari sisi non-operasional, biaya keuangan meningkat menjadi Rp4,02 triliun dari Rp3,11 triliun.

Meski terdapat penghasilan keuangan sebesar Rp97,86 miliar, perseroan tetap mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp5,26 triliun pada 2025. Sebaliknya, pada 2024 perseroan masih mencatat laba sebelum pajak Rp2,42 triliun.

Perseroan membukukan manfaat pajak penghasilan sebesar Rp848,6 miliar pada 2025, dibandingkan beban pajak Rp579,5 miliar pada 2024. Namun demikian, rugi tahun berjalan tetap tercatat Rp4,41 triliun, berbanding laba Rp1,84 triliun pada tahun sebelumnya.

Total rugi komprehensif tahun berjalan pada 2025 mencapai Rp4,42 triliun, sedangkan pada 2024 perseroan mencatat total laba komprehensif Rp1,85 triliun.

Adapun total aset sepanjang 2025 sebesar Rp 115,3 triliun atau naik dari aset tahun 2024 yang sebesar Rp 86,1 triliun.


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Sentimen ini Bikin IHSG & Rupiah Memerah Sambut Libur Panjang