BTPN Syariah (BTPS) Cetak Laba Rp1,2 T Tahun 2025, Naik 13%
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) melaporkan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik secara konsolidasi senilai Rp 1,2 triliun sepanjang tahun 2025. Torehan tersebut naik 13,19% secara tahunan (yoy) dari semula Rp 1,06 triliun pada 2024.
Menilik laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025, BTPS mencatatkan penurunan 3,31% yoy pada pendapatan pengelolaan dana, menjadi Rp5,22 triliun. Beban bagi hasil untuk investasi ikut menciut 3% yoy menjadi Rp489 miliar.
Alhasil, pendapatan setelah distribusi bagi hasil tercatat sebesar Rp4,73 triliun, turun 3,35% yoy dari Rp4,89 triliun pada akhir tahun 2024.
Meski demikian, bank syariah milik SMBC asal Jepang itu mampu menekan beban provisi secara signifikan. Adapun beban cadangan kerugian penurunan nilai (provisi) tahun 2025 senilai Rp 826 miliar, turun signifikan atau berkurang 39% dari Rp 1,36 triliun setahun sebelumnya. Alhasil, laba operasional bank terkerek menjadi Rp1,62 triliun pada akhir 2025.
Pada fungsi intermediasi, BTPS mencatatkan penyaluran pembiayaan mencapai Rp9,55 triliun.
Hingga akhir 2025, aset BTPS tercatat Rp22,75 triliun, liabilitas dan dana syirkah temporer Rp12,79 triliun dan ekuitas Rp 9,96 triliun.
(fsd/fsd)