IHSG Kemarin Naik 1,22%, Asing Kompak Borong Saham Ini

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Selasa, 10/02/2026 07:50 WIB
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat masih melakukan penjualan bersih sebesar Rp721,54 miliar di seluruh pasar, Senin (9/2/2026). Perinciannya, sebesar Rp599,51 miliar di pasar reguler dan sebesar Rp122,02 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Kendati demikian, sejumlah saham justru banyak diborong asing. Antam (ANTM) menjadi saham dengan net buy terbesar, yakni Rp 117,06 miliar. Lalu diikuti oleh Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Rp 84,9 miliar dan Darma Henwa (DEWA) Rp 57,19 miliar. 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin: 


  1. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp117,06 miliar
  2. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp84,90 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp57,19 miliar
  4. PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp53,24 miliar
  5. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) - Rp48,95 miliar
  6. PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) - Rp44,38 miliar
  7. PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) - Rp40,36 miliar
  8. PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp30,39 miliar
  9. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) - Rp28,97 miliar
  10. PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) - Rp28,35 miliar

Semengaga itu, setelah melemah secara signifikan pada akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan penguatan. Indeks ditutup melesat 1,22% ke 8,031,87 pada akhir perdagangan.

Nilai transaksi mencapai Rp 17,87 triliun, melibatkan 40,69 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Sebanyak 433 saham naik, 252 turun, dan 136 tidak bergerak.

Mayoritas sektor perdagangan menguat, dengan apresiasi terbesar dibukukan oleh sektor energi, barang baku dan properti. Adapun hanya sektor kesehatan dan finansial yang tertekan hari ini.

Saham-saham konglomerat tercatat menjadi penopang kinerja IHSG, dengan kontribusi indeks poin paling besar disumbang oleh emiten tambang batu bara Grup Sinar Mas (DSSA), disusul oleh tambang emas Grup Saratoga (EMAS) dan tambang emas Grup Bakrie (BRMS).

Emiten lain yang menguat signifikan dan ikut menjadi penopang IHSG termasuk DCII, AMMN, MDKA, PANI, AMRT, BUVA dan BUMI

Saham EMAS tercatat naik 15%, saham RATU naik 13%, PANI 10%, DSSA 9%, DEWA 8%, BRMS 7%, MDKA 7% dan BUMI 6%,


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: MSCI, Kompas Investor Dalam Arus Modal Global