Indosat (ISAT) Cetak Laba Rp5,51 T Sepanjang 2025, Naik 12,2%
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan peningkatan 12,2% year on year (yoy) pada laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba ISAT tercatat sebesar Rp5,51 triliun. Angka ini naik dibandingkan laba 2024 sebesar Rp4,92 triliun.
Dari sisi top line, ISAT membukukan pendapatan sebesar Rp58,52 triliun sepanjang 2025. Pendapatan tersebut naik 1,18% yoy dibandingkan realisasi 2024 yang mencapai Rp55,86 triliun.
Kontributor pendapatan terbesar ISAT berasal dari segmen seluler yang mencapai Rp47,35 triliun pada 2025. Selain itu, segmen multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) menyumbang Rp8,34 triliun, sementara segmen telekomunikasi tetap tercatat sebesar Rp817,59 miliar.
Seiring dengan kenaikan pendapatan, total beban ISAT pada 2025 tercatat naik tipis 0,43% yoy menjadi Rp45,24 triliun. Perseroan juga mencatat kerugian selisih kurs sebesar Rp16,60 miliar, berbalik dari keuntungan kurs Rp51,79 miliar pada 2024.
Dari sisi neraca, total aset ISAT meningkat menjadi Rp118,63 triliun pada akhir 2025. Hal ini seiring lonjakan aset lancar menjadi Rp19,00 triliun, yang didorong oleh aset yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Sementara itu, total liabilitas dan ekuitas ISAT tercatat masing-masing sebesar Rp79,12 triliun dan Rp118,63 miliar hingga akhir 2025.
(fsd/fsd)