Video

Video: Urgensi Demutualiasai Bursa Efek-Danantara Jadi Investor Bursa

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Jumat, 06/02/2026 15:00 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Guru Besar FEB Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty menilai postif langkah pemerintah RI yang berkomitmen melalukan reformasi pasar modal termasuk melalui demutualisasi Bursa Saham Indonesia (BEI) dan kenaikan free float saham menjadi 15% .

Rencana demutuaslisasi BEI akan dilakukan melalui skema private placement dan Initial Public Offering (IPO) BEI yang ditujukan untuk memperbaiki tata kelola memastikan transparansi bursa efek. Nantinya BEI nantinya akan dimiliki oleh publik dan menjadi organisasi yang bertujuan mencari profit sehingga praktis kecurangan di BEI akan semakin kecil.

Langkah Demutualisasi BEI juga menjadi bagian dari cara pemerintah menjawab tantangan MSCI yang meminta transparansi di bursa saham RI. Lalu Seperti apa pandangan ekonomi terhadap demutualisasi BEI hingga keterlibatan Danantara sebagai investor pasar modal RI?

Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma Dengan Guru Besar FEB Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum'at, 06/02/2026)