DAAZ Gabung ANTM-Huayou, Garap Proyek Jumbo Baterai EV

Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia
Selasa, 03/02/2026 15:55 WIB
Foto: dok Antam

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) telah ikut bergabung dalam konsorsium hilirisasi nikel dengan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Industri Baterai Indonesia. Hal itu ditandai dalam penandatanganan framework agreement pada 30 Januari 2026 lalu.

Perjanjian tersebut terdiri dari ANTM, PT Industri Baterai Indonesia, dan HYD Investment Limited. Dalam hal ini, anak usaha DAAZ termasuk dalam HYD Investment Limited, yang terbentuk dalam konsorsium.

Konsorsium itu terdiri dari Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd., EVE Energy Co. Ltd., dan Daaz Nexus Energy Limited.


Sementara konsorsium pengembangan hilirisasi nikel tersebut merupakan bagian dari insiatif pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.

"Framework Agreement ini bersifat sebagai kerangka awal dan pelaksanaan kerja sama selanjutnya masih bergantung pada pemenuhan ketentuan prasyarat pendahuluan, serta perundingan dan penandatanganan perjanjian-perjanjian definitif," kata Direktur Utama DAAZ, Mahar Atanta Sembiring dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, penandatanganan Framework Agreement tersebut tidak serta-merta menimbulkan kewajiban investasi yang bersifat final dan mengikat bagi DAAZ. Perseroan akan senantiasa memastikan bahwa setiap tindak lanjut dari Framework Agreement dilaksanakan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Danantara Pastikan Siap "Terjun" ke Bursa Saham