MARKET DATA

IHSG Rebound, Tiga Saham Ini Diserbu

mkh,  CNBC Indonesia
03 February 2026 11:28
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan melaju semakin kencang menjelang akhir sesi 1 hari ini, Selasa (3/2/2026). 

Diketahui pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (3/2/2026). Indeks dibuka turun 0,43% ke level 7.888,77 kondisi tersebut semakin para dengan 10 menit pasar dibuka, IHSG anjlok lebih dalam dan terkoreksi hingga 2,07% ke level 7.758,46.

Namun setelahnya indeks mulai bangkit memangkas koreksi hingga bergerak di zona hijau. Hingga pukul 10.44 WIB IHSG naik 1,07% ke level 8.007,65 atau melesat 295 poin dari level terendah perdagangan intraday hari ini.

Per pukul 11.21 WIB IHSG melaju semaking kencang dengan penguatan 1,54% atau naik 121,63 poin ke level 8.044,36. Sebanyak 586 saham naik dan 180 turun. 

Nilai transaksi jelang siang ini mencapai Rp 15,68 triliun, melibatkan 31,66 miliar saham dalam 1,69 juta kali transaksi. 

Tercatat ada tiga saham yang paling banyak diserbu investor. Bumi Resources (BUMI) mencatat nilai transaksi terbesar, yakni Rp 3,98 triliun. Lalu diikuti oleh Darman Henwa (DEWA) Rp 1,61 triliun dan Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Rp 1,58 triliun. 

BUMI hingga jeda makan siang sudah naik 12,73% ke level 248. Lalu DEWA dan BUVA, masing-masing 11,96% dan BUVA 2,37%.

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan volatile pada hari ini. Dampak aturan MSCI hingga data ekonomi dalam dan luar negeri akan membayangi perdagangan bursa saham

Pemangku kepentingan pasar modal Indonesia menggelar pertemuan dengan MSCI pada Senin sore kemarin. Pertemuan ini digelar setelah bursa saham RI rontok karena adanya permintaan perubahan aturan dari MSCI.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membidangi pengawasan aset kripto sekaligus pasar modal, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa diskusi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan penyedia layanan indeks global MSCI berlangsung positif.

"Diskusi pertemuan dengan MSCI sangat baik. Kami sepakat untuk melanjutkan pembahasan di level teknis. MSCI juga memberikan guidance terkait metodologi dan perhitungan yang akan dilakukan," ujar Hasan dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/2/2026).

Hasan menegaskan, OJK bersama BEI akan menyampaikan pembaruan secara berkala terkait perkembangan komunikasi dengan MSCI, sejalan dengan komitmen transparansi yang terus didorong regulator dan otoritas bursa.

"Mudah-mudahan progresnya berjalan baik hingga evaluasi akhir," kata Hasan.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Rebound, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,3 Triliun


Most Popular
Features