Video

Video: Jurus Emiten Aspal Amankan Proyek Konstruksi Jalan di 2026

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
02 February 2026 17:22

Jakarta, CNBC Indonesia- Perusahaan dalam bidang perdagangan aspal, industri pengolahan aspal, dan jasa konstruksi utamanya infrastruktur jalan yakni PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA)berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan 139% menjadi Rp 172,34 Miliar (yoy) dan Laba tembus Rp 21,6 Miliar sepanjang 9M-2025.

Kinerja positif SOLA disebut Direktur Utama PT Xolare RCR Energy Tbk, Mochamad Bhadaiwi ditopang oleh sektor konstruksi jalan tambang yang mendapatkan proyek cukup besar di 2024. Meski demikian kondisi pelemahan nilai tukar Rupiah menjadi beban operasi SOLA atas bahan baku aspal yang masih diimpor.

Saat ini SOLA terus mendorong efisiensi dengan menekan impor aspal dan memaksimalkan bahan baku dalam negeri. Selain itu SOLA juga mendorong peningkatan investasi terhadap investasi alat konstruksi untuk memenuhi kebutuhan proyek konstruksi jangka panjang.

Di 2026, SOLA menargetkan pendapatan Rp 300 Miliar. Lalu seperti apa strategi dan tantangan bisnis emiten aspal dan konstruksi? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Direktur Utama PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), Mochamad Bhadaiwi dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 02/02/2026)