Manufacture Check

Video: Dukung Sirkular Ekonomi, Industri Plastik Minta Bantuan Prabowo

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Selasa, 03/02/2026 08:23 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Praktik ESG atau Environmental Social Governance (ESG) dalam industri kimia dan plastik disebut Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik Indonesia (Inaplas), Edi Rivai sudah cukup 'mature" dan menjadi komitmen industri.


Dimana, prinsip keberlanjutan diterapkan dimulai dari hal terkait pemanfaatan sumber energi bersih mendukung dekarbonisasi, hingga pengembangan sistem pengolahan daur ulang residu plastik.


Komitmen ESG diterapkan dengan konsep Triple Bottom Line (People, Planet, Profit/Ekonomi) sehingga untuk mengoptimalkanya diperlukan modal investasi yang besar. Oleh karena itu investasi dalam industri kimia dan plastik harus dipastikan dapat memberikan dampak jangka panjang.


INAPLAS mengharapkan dukungan pemerintah dalam upaya praktik ESG industri kimia dan plastik lewat pembiayaan hingga regulasi pendukung. Selain itu edukasi melalui media menjadi penting untuk mendorong sirkular ekonomi dan mendorong perilaku masyarakat yang mendukung industri hijau hingga pengelolaan sampah.


Seperti apa praktik ESG mendukung pengembangan industri kimia dan plastik RI? Selengkapnya simak dialog Dina Gurning dengan Wakil Ketua Umum Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik Indonesia (inaplas), Edi Rivai di Manufacture Check, CNBC Indonesia (Senin, 02/02/2026)