Asing Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Saat IHSG Babak Belur
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading halt sebanyak dua kali pada perdagangan pekan lalu, setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan peringatan keras. Pada perdagangan Jumat (30/1/2026), indeks ditutup di posisi 8.329,60, setelah sempat anjlok ke level psikologis 7.400.
Tercatat, IHSG terkoreksi 6,94% secara akumulatif sepanjang perdagangan pekan terakhir Januari. Padahal, indeks telah berhasil mencapai level psikologis 9.100 pada bulan pertama 2026.
Sementara itu, investor asing tercatat "membawa pergi" dana sebesar Rp11,05 triliun di seluruh pasar dan sebesar Rp14,02 triliun di pasar reguler selama sepekan terakhir. Di samping itu, mereka juga melakukan pembelian bersih yang jauh lebih kecil, sebesar Rp2,97 triliun di pasar negosiasi dan tunai.
Lantas, apa saja saham pilihan beli asing yang membantu memangkas koreksi IHSG? Mengutip Indo Premier, berikut 10 saham terbanyak dalam net foreign buy sepanjang perdagangan pekan lalu!
- PT Bhakti Mulia Artha Tbk. (BHAT) - Rp918,5 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) - Rp466 miliar
- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) - Rp409,2 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp353,8 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp354,6 miliar
- PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp295,6 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp274,9 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) - Rp182,1 miliar
- PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) - Rp176,5 milia
- PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp142,4 miliar
(fsd/fsd)