Soal Liquidity Provider, Danantara Akan Masuk Lewat Sekuritas BUMN

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 19:30 WIB
Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia, Inarno Djajadi menyampaikan sambutan saat Penutupan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025 di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang berencana masuk ke industri pasar modal. Merespon pemberitaan yang beredar beberapa waktu lalu, Danantara berminat menjadi Liquidity Provider.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, Danantara akan masuk melalui perusahaan-perusahaan sekuritas BUMN.


"Ada sekuritas (milik BUMN) bisa Mandiri Sekuritas atau BRI Sekuritas, tapi tidak langsung tapi melalui anak-anak perusahaan," ujarnya dalam konferensi pers di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026).

Inarno mengatakan, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan likuiditas pasar modal. "Saya rasa Danantara kalau meningkatkan liquidity bisa melalui liquidity provider," ucapnya.

Sebelumnya, Chief Executive Officer Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan berinvestasi pada semua kelas aset yang beragam sesuai dengan kriteria yang telah disusun oleh lembaga pengelola investasi negara tersebut.

"Kita kan benar-benar bisa investasi in all different asset classes ya, mau private (company), mau public (company), selama kriterianya (sesuai)," ujarnya di JCC Senayan Jakarta, Rabu (8/10).

Rosan mengatakan, terdapat beberapa aspek yang menjadi pertimbangan dalam menentukan keputusan investasi termasuk keuntungan, potensi, hingga kontribusi pada perekonomian.

"Baik itu dari segi return, dari segi pekerjaan, dari segi mendorong ekspor, dari segi dampak positif ke industri lainnya. Jadi ada berbagai kriteria, yang selama itu bisa dipenuhi, ya kita benar-benar terbuka untuk investasi," ungkapnya.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Danantara Dirumorkan Masuk Bursa, BEI Incar Dorongan Likuiditas