CLOSE AD
MARKET DATA

Purbaya Minta Jangan Panik IHSG Ambruk, Ekonomi RI Aman

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
29 January 2026 11:22
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta kepada para pelaku pasar dan masyarakat untuk tidak panik merespons pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari ini.

Dirinya menegaskan bahwa penurunan tersebut bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

"Ini jelas shock sementara Karena fundamental kita gak masalah," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

Purbaya menilai tekanan pasar saham dipicu oleh masih bertebarnya saham-saham gorengan. Ia juga mengingatkan, untuk memperkuat pasar saham, otoritas bursa sudah sepatutunya segera membersihkan pasar dari saham-saham gorengan.

"Kalau yang jatuh saham-saham gorengan kan sudah saya ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorengan tapi kan yang besar-besar, masih ada saham-saham yang bluechip itu kan naiknya belum terlalu tinggi," tuturnya.

"Kalau anda takut lari aja ke situ. Jadi kalau fondasi ekonominya akan terus membaik ke depan," tegasnya.

Purbaya pun berjanji untuk menjaga fondasi fiskal dengan merombak jajaran Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak. Perombakan ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara.

"Kemarin kan saya sudah tuh obrak-abrik bea cukai, minggu depan pajak. Jadi income akan membaik ke depan sehingga fondasi fiskal ga masalah lagi," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

Purbaya juga mengatakan, dana yang diperoleh dari perbaikan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendorong dan membangun pertumbuhan ekonomi

"Dan uang yang diperoleh akan dipakai untuk membangun pertumbuhan ekonomi. Menciptakan pertumbuhan ekonomi. Jadi gak usah takut.," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt atau penghentian perdagangan sementara selama 30 menit.

Per pukul 09.58 WIB, indeks turun 9,14% atau -760,76 poin ke level 7.559,8. Sebanyak 728 saham turun, 196 tidak bergerak, dan 34 naik.

Nilai transaksi mencapai Rp 11,95 triliun, melibatkan 14,03 miliar saham dalam 928.900 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 13.659 triliun.

(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article IHSG Anjlok! Purbaya: Saya 15 Tahun di Pasar, Kita Perbaiki


Most Popular
Features