IHSG Diguncang MSCI, Asing Ketahuan Borong Saham Ini

mkh, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 07:36 WIB
Foto: Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (6/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan berhasil mempertahankan reli dan ditutup terapresiasi 2,06% di level 6.417 pada perdagangan Rabu (06/10/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah tekanan hebat yang menghantam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait isu free float, investor asing ternyata belum sepenuhnya angkat kaki dari pasar saham Indonesia. Di balik derasnya aksi jual, terdapat sejumlah saham yang justru masih diborong asing.

Namun demikian, secara agregat pasar masih berada dalam tekanan. Total transaksi menunjukkan asing tetap mencatatkan net sell besar di pasar, mencerminkan kehati-hatian investor global sambil menunggu kejelasan respons regulator dan bursa atas isu transparansi struktur kepemilikan saham.

Asing tercatat melakukan aksi beli senilai Rp 14,76 triliun dan jual Rp 20,93 triliun. Dengan demikian asing membukukan net sell Rp 6,17 triliun. 


Data perdagangan menunjukkan asing mencatatkan net buy terbesar pada saham Merdeka Copper Gold  (MDKA) sebesar Rp204 miliar, diikuti Alamtri Resources Indonesia (ADRO) senilai Rp183,5 miliar dan Amman Mineral Internasional  (AMMN) sebesar Rp176,8 miliar. Minat beli juga terlihat pada saham XL Axiata Tbk. (EXCL) Rp165,3 miliar serta Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp127,6 miliar.

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp 204 miliar
  2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 183,5 miliar
  3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 176,8 miliar
  4. PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Rp 165,3 miliar
  5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - 127,6 miliar
  6. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Rp 127 miliar
  7. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 101 miliar
  8. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Rp 83,1 miliar
  9. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) - Rp 73 miliar
  10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) - Rp 68,5 miliar

Adapun IHSG anjlok 7,35% ke level 8.320,56 atau terkoreksi 659,67 poin pada penutupan perdagangan kemarin. Bahkan pada level terendahnya IHSG sempat ambruk lebih dari 8% dan dilakukan perhentian perdagangan sementara (trading halt) oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nyaris seluruh saham yang aktif diperdagangkan di bursa berada di zona merah. Sebanyak 753 saham turun, 16 tidak bergerak, dan hanya 37 saham yang naik.

Nilai transaksi tercatat jumbo atau yakni mencapai Rp 45,50 triliun yang melibatkan 60,86 miliar saham dalam 3,99 juta kali transaksi.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Outflow Asing Rp7,71 Triliun, Tekanan Terbesar dalam 3 Bulan