CLOSE AD
MARKET DATA

SBN ORI 29 Cocok Buat Investor Pemula, Ini Penjelasan Kemenkeu

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
28 January 2026 13:19
Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Suasana Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan telah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri terbaru ORI029.

ORI 029 ini ditawarkan dalam dua tenor, yakni ORI029-T3 dengan tenor 3 tahun dan ORI029-T6 dengan tenor 6 tahun. Adapun pembelian bisa dilakukan mulai dari Rp 1 juta dengan maksimal Rp 5 miliar untuk tenor 3 tahun serta Rp 10 miliar untuk tenor 6 tahun.

ORI tenor 3 tahun memiliki kupon fixed sebesar 5,45%, sementara ORI dengan tenor 6 tahun memiliki kupon 5,80% per tahun. ORI029 sudah dapat dibeli masyarakat hingga Kamis 19 Februari 2026 pukul 10.00 WIB.

Direktur Surat Utang Negara (SUN) Novi Puspita Wardani mengatakan, ORI029 merupakan instrumen investasi yang tepat bagi investor pemula. Sebab, produk investasi negara merypakan instrumen investasi yang cukup aman dan rendah risiko.

"Bagi investor pemula, (baiknya memilik) investasi yang aman. Secara nature ada 3 sifat utamanya, aman, mudah, dan affordable," ujarnya dalam acara Obrolan Investasi untuk Negeri (ORASI) di Aroem Resto Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Novi menjelaskan, surat utang negara merupakan instrumen yang aman karena dijamin oleh Undang-Undang. Sehingga, produk investasi tersebut dilindungi oleh aturan negara yang mana tidak akan mengalami gagal bayar.

"Aman ada UU yang menjamin, UU APBN, dan (aturan) surat utang negara. Ngga akangagal bayar artinya, aman," sebutnya,

Kemudian, produk tersebut dapat dibeli dimanapun yang didukung oleh distrbusi untuk mempermudah para investor dalam melakukan pembelian. Masyarakat yang ingin berinvestasi dapat melakukan pemesanan secara online melalui sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi resmi yang telah ditunjuk.

Terdapat total 28 mitra distribusi yang terdiri dari bank umum, perusahaan efek, serta perusahaan financial technology agen penjual efek reksa dana. Bank umum antara lain, BCA, CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank DBS, Bank HSBC, Bank Mandiri, Bank Maybank, Bank Mega, BNI, OCBC NISP, Bank Panin, Bank Permata, BTN, UOB Indonesia, BRI, SMBC Indonesia, Bank Victoria International, dan Standard Chartered.

Selanjutnya, perusahaan efek seperti BRI Danareksa Sekuritas, BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Panin Sekuritas, Phillip Sekuritas Indonesia, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.

Ada juga PT Bareksa Portal Investasi, PT Bibit Tumbuh Bersama, PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+), dan PT Star Mercato Capitale (Tanamduit).

Selain itu, instrumen investasi obligasi negara juga cukup terjangkau karena dapat dibeli mulai dari Rp 1 juga.

Ia juga memaparkan, selain harga yang sangat cocok untuk investor pemula, kupon yang diberikan kepada investor pun tetap. "Kenapa SBN aman dan bisa memberiekan kepastian (keuntungan), karena tiap bulan dapat kupon yang sifatnya tetap setiap jatuh tempo," imbuhnya.

Sementara Financial Planner, Melvin Mumpuni juga mengatakan hal yang senada. Investasi SBN dapat merancang arah hidup dan bagaimana perencanaan finansial bisa memberi ruang tenang untuk bertumbuh.

"Investor yang matang fokusnya bukan lagi pada seberapa cepat ia menjadi kaya, melainkan pada seberapa konsisten investasinya tumbuh dalam jangka panjang," pungkasnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Strategi Investasi di Tengah Volatilitas & Ketidakpastian Pasar


Most Popular
Features