Purbaya Percaya BI Jago Kendalikan Rupiah

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Selasa, 27/01/2026 19:25 WIB
Foto: Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)di Jakarta, Selasa (27/1/2026). (CNBC Indonesia/Zahwa Madjid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan pemerintah akan melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) terkait dengan nilai tukar rupiah. Pernyataan ini menyusul penguatan nilai tukar ke level Rp 16.760 per dolar AS pada penutupan hari ini.

Dia pun menegaskan menyerahkan kepada BI untuk menjaga nilai tukar tetap pada level fundamentalnya. Dia menilai BI sebagai bank sentral cukup ahli dalam mengawal nilai tukar.


"Saya pikir mereka cukup ahli dan saya akan serahkan ini ke bank sentral. Mereka cukup jago mengendalikan nilai tukar...saya yakin tadi pak Gubernur BI bilang menguat terus, dia bilang. Saya ikut dia aja," paparnya setelah konferensi pers KSSK, Selasa (27/1/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup menguat 0,06% ke level Rp16.760/US$. Capaian ini sekaligus memperpanjang tren penguatan rupiah menjadi lima hari perdagangan beruntun. Sepanjang perdagangan, rupiah sempat bergerak melemah hingga menyentuh level Rp16.180/US$ sebelum akhirnya kembali berbalik menguat hingga penutupan perdagangan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan, pergerakan nilai tukar rupiah akan terus menguat ke depannya. Ini ditopang oleh imbal hasil aset keuangan RI, inflasi rendah dan prospek positif pertumbuhan ekonomi RI.

"Secara fundamental, nilai tukar rupiah itu akan terus menguat," kata Perry.

Perry pun menganggap, nilai tukar rupiah yang telah balik ke level kisaran Rp 16.700/US$ sebetulnya masih jauh di bawah nilai fundamentalnya alias undervalue.

Terutama karena beberapa faktor penopangnya, seperti inflasi masih sangat rendah, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga masih akan terus mengalami penguatan, serta didukung oleh aliran investasi yang masih terus masuk ke dalam negeri.

"Dan tentu saja adalah bagaimana komitmen Bank Indonesia untuk menstabilkan Rupiah dan mengarahkan Rupiah ke arah yang lebih kuat," tegasnya..


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jurus BI Jaga Rupiah & Stabilitas Keuangan di Awal 2026