Wakil Menteri KeuanganThomas Djiwandono ditetapkan sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Penetapan itu dilakukan seusai Komisi XI DPR memilih Thomas sebagai deputi gubernur baru pengganti Juda Agung yang mundur dari jabatannya sejak 13 Januari 2026. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ia dipilih setelah melaksanakan serangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test melawan dua pejabat karir BI, Solikin M Juhro dan Dicky Kartikoyono. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pada Rapat Paripurna, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun membaca laporan Komisi XI DPR RI atas hasil uji kelayakan terhadap calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, bahwa hal tersebut diputuskan dalam rapat internal Komisi XI DPR RI setelah dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada tiga kandidat Deputi Gubernur BI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun (kiri) menyerahkan laporan Komisi XI atas hasil uji kelayakan (fit and proper test) terhadap penetepan calon Deputi Bank Indonesia kepada Wakil Ketua DPR Saan Mustopa disaksikan oleh Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pria yang lahir pada 7 Mei 1972 di Jakarta itu merupakan anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Soedradjad Djiwandono. Adapun Soedradjad adalah suami dari Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Prabowo Subianto. Dengan demikian dia juga merupakan cicit R.M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Di dunia politik, Tommy bergabung di Partai Gerindra. Tommy sendiri tercatat pernah menjadi Caleg di Provinsi Kalimantan Barat, serta menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)