CLOSE AD
MARKET DATA

Kocok Ulang Indeks LQ45, BREN Masuk & ACES Tersingkir

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
27 January 2026 11:55
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor indeks LQ45, yaitu indeks yang mencerminkan kinerja 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar di Bursa Efek Indonesia.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, disebutkan bahwa PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) ditetapkan sebagai saham baru yang masuk ke dalam indeks LQ45 pada hasil evaluasi mayor periode ini.

BREN tercatat memiliki rasio free float sebesar 12,30%. Berdasarkan rasio free float tersebut, BEI menetapkan jumlah saham BREN yang dihitung dalam indeks setelah evaluasi sebesar sekitar 16,46 miliar saham.

Sebagai saham yang baru masuk, BREN langsung memperoleh bobot indeks sebesar 6,83%. Bobot ini tergolong besar untuk saham yang baru masuk, yang menunjukkan bahwa BREN memiliki kapitalisasi pasar dan likuiditas yang sangat signifikan dibandingkan saham-saham lain di indeks LQ45.

Hasil evaluasi tersebut akan berlaku efektif mulai 2 Februari 2026 hingga 30 April 2026. Dalam dokumen yang diterbitkan pada 26 Januari 2025, setiap saham yang menjadi anggota indeks LQ45 dievaluasi berdasarkan rasio free float, yaitu persentase saham yang dimiliki publik dan dapat diperdagangkan di pasar.

Rasio free float ini menjadi dasar untuk menentukan jumlah saham yang dihitung dalam indeks serta bobot masing-masing saham.

Selain itu, BEI juga menerapkan batas maksimum bobot 15% untuk mencegah satu saham memiliki pengaruh yang terlalu besar terhadap pergerakan indeks.

Di sisi lain, BEI juga menetapkan adanya saham yang dikeluarkan dari perhitungan indeks LQ45. Dalam pengumuman ini disebutkan bahwa Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) resmi keluar dari indeks LQ45 pada periode evaluasi ini.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Green Era Jual 28,2 Juta Saham BREN, Kantongi Rp 250 M


Most Popular
Features