Perjalanan Karir Thomas Djiwandono, dari Wamenkeu hingga ke BI
Jakarta, CNBC Indonesia - Thomas Djiwandono, wakil menteri keuangan yang juga merupakan keponakan dari Presiden Prabowo Subianto akan ditetapkan sebagai deputi gubernur Bank Indonesia (BI) dalam rapat paripurna DPR yang digelar hari ini, Selasa (27/1/2026).
Penetapan itu dilakukan seusai Komisi XI DPR memilih Thomas sebagai deputi gubernur baru pengganti Juda Agung yang mundur dari jabatannya sejak 13 Januari 2026.
Ia dipilih setelah melaksanakan serangkaian uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test melawan dua pejabat karir BI, Solikin M Juhro dan Dicky Kartikoyono, Senin (26/1/2026).
Setelah penetapan di rapat paripurna, ia akan dijadwalkan mengikuti pelantikan sebagai deputi gubernur secara resmi di Mahkamah Agung.
Dunia moneter dan Tommy, sapaan akrab Thomas memang sangat dekat. Tomy sendiri memiliki 'trah' moneter.
Pria yang lahir pada 7 Mei 1972 di Jakarta itu merupakan anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Soedradjad Djiwandono. Adapun Soedradjad adalah suami dari Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Prabowo Subianto. Dengan demikian dia juga merupakan cicit R.M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI.
Lulusan S1 bidang sejarah di Haverford College Pennsylvania dan S2 di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional John Hopkins University itu memulai kariernya sebagai seorang wartawan pada 1993.
Setelahnya, Tommy menggeluti profesi sebagai analisis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Pada tahun 2006, Tommy pindah ke perusahaan pamannya Hashim Djojohadikusumo di Arsari Group. Ia menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group, perusahaan agribisnis.
Sementara di dunia politik, Tommy bergabung di Partai Gerindra. Tommy sendiri tercatat pernah menjadi Caleg di Provinsi Kalimantan Barat, serta menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.
Namun, pada Maret 2025, ia mengaku sudah mundur sebagai bendum partai itu setelah selama 17 tahun menjabat, dan mundur dari partai pada 31 Desember 2025.
Ia pun dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024 di era Presiden Joko Widodo dan tugasnya dilanjutkan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
(arj/haa)[Gambas:Video CNBC]