Diam-Diam Ada Transaksi Jumbo di Perusahaan Induk Asuransi Ini
Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) mencatat transaksi crossing bernilai jumbo atau Rp 1,54 triliun di pasar negosiasi pada perdagangan kemarin, Senin (27/1/2026).
Sebanyak 1.202.775.000 saham berpindah di antara sekuritas yang sama. Broker berkode AP atau Pacific Sekuritas Indonesia menjadi fasilitator transaksi tersebut dengan menggunakan harga Rp 1.280 atau di bawah harga penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan kemarin, saham BHAT ditutup naik 4,69% ke level 1.340. Sepanjang hari BHAT bergerak pada rentang 1.240–1.465.
Adapun bila ditarik lebih jauh, saham BHAT telah melaju kencang. Dalam satu tahun terakhir, saham BHAT sudah naik 190,04%. Pada Desember 2025, saham BHAT sempat menyentuh level penutupan tertinggi sepanjang masa di Rp 1.515.
Sebagai informasi, BHAT merupakan holding perusahaan jasa keuangan yang menaungi PT Asuransi Jiwa Nasional.
Per 31 Desember 2025, Rudy Purnomo tercatat sebagai pemegang manfaat terakhir saham BHAT. Dia mengendalikan BHAT melalui PT Bhakti Artha Global yang menggenggam 49,15% atau 2.457.624.375 saham.
Selain itu, PT Surya Duta Mas tercatat sebagai pemegang 6% atau 300.000.000 saham. Sisanya atau 44,85% merupakan milik masyarakat.
(mkh/mkh)