Anak Usaha Emiten Aguan & Salim (CBDK) Terbitkan Saham Baru
Jakarta, CNBC Indonesia — PT. Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) mengumumkan bawah anak usahanya PT Industri Pameran Nusantara (PIN) telah menerbitkan 14.705.883 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau senilai Rp250.000.011.000.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), sehubungan dengan penerbitan saham tersebut, IPN juga melakukan peningkatan modal dasar menjadi sebesar Rp8.000.606.475.000, yang terdiri dari 10.000 saham seri A dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham atau Rp10 miliar dan 470.035.675 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau senilai Rp7.990.606.475.000.
Sebelum peningkatan modal, modal dasar IPN berjumlah Rp2.305.606.475.000, yang terdiri dari 10.000 saham seri A dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham atau senilai Ro10 miliar dan 135.035.675 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau senilai Rp2.295.606.475.000.
Seluruh modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor secara penuh. Pada saat itu, Perseroan memiliki 135.035.675 saham seri B senilai Rp2.295.606.475.000,- atau setara dengan 99,993% dari total modal ditempatkan dan disetor IPN.
Setelah Perseroan melakukan tambahan penyetoran modal sebesar Rp 250.000.011.000 atas 14.705.883 saham seri B, kepemilikan Perseroan menjadi 149.741.558 saham seri B atau setara dengan 99,993% dari modal ditempatkan dan disetor IPN.
"Peningkatan modal ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan kapasitas keuangan IPN dalam mendukung kegiatan operasional serta pengembangan lanjutan fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang direalisasikan melalui Nusantara International
Convention & Exhibition (NICE)," manajemen menjelaskan, Selasa (27/1/2026).
Diketahui, NICE, sebagai bagian dari pengembangan fasilitas MICE telah mulai beroperasi pada akhir bulan Agustus 2025 dan diharapkan dapat berperan sebagai elemen strategis dalam mendukung pengembangan Central Business District PIK2 (CBD PIK2), memperkuat ekosistem bisnis, serta mendorong aktivitas ekonomi secara berkelanjutan di kawasan PIK2.
Melalui penguatan permodalan IPN, Perseroan berupaya memastikan keberlanjutan operasional, optimalisasi kinerja, serta pengembangan jangka panjang fasilitas tersebut sebagai bagian dari strategi Perseroan dalam menciptakan nilai tambah yang berkesinambungan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Manajemen menegaskan, peningkatan modal ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi Keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Namun, secara strategis transaksi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekosistem CBD PIK2 melalui dukungan terhadap operasional fasilitas MICE yang direalisasikan melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE), sehingga berpotensi meningkatkan nilai portofolio Perseroan secara berkelanjutan.
(mkh/mkh)