Jaga Ketahanan Energi, CGAS Dorong Pengembangan Produk CNG
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) menunjukan komitmennya dalam mendorong ketahanan energi nasional melalui pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Cikarang. CNG station merupakan pusat pengisian dan kompresi gas sebelum didistribusikan ke pelanggan di berbagai wilayah.
Direktur Operasi PT Citra Nusantara Gemilang Tbk, Mohammad Isa Safari mengungkapkan Plant Cikarang didirikan pada 2006 dengan kapasitas awal 0,5 Million Standard Cubic Feet per Day (mmscfd) dan bertahap hingga 2 mmscfd.
"Sekarang menjadi 5 mmscfd. Artinya ada peningkatan. Tidak hanya dari sisi teknis, kapasitas itu menunjukkan penetrasi kita semakin luas," ungkap dia kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan adanya peningkatan kapasitas ini untuk menyasar pangsa pasar pengguna LNG baru selain industri. Di antaranya ritel, seperti hotel, restoran, kafe, dan UMKM.
"Kita sudah menyasar beberapa market selain industri. Kalau dulu kita fokus hanya industri," terang dia.
Adapun dalam melayani konsumen, CGAS memiliki standarisasi kualitas. Pertama gas diambil dari pipa kemudian melewati proses fiberisasi untuk memfilter partikel-partikel padat.
"Kemudian masuk dalam dehydration system untuk mengurangi kadar air dalam gas itu sebelum masuk compressor. Kita masuk filling station ke Gas transfer modul dengan berbagai variasi ukuran," terang Isa.
Sementara itu sebelum mendistribusikan LNG, perusahaan perlu mendapatkan sertifikasi izin niaga yang diberikan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
"Selain itu semua sudah disertifikasi melalui Dirjen Migas, maka kita mendapatkan izin niaga. Untuk customer kita memberikan schedule tepat waktu, keandalan distribusi, yang kita hindari kelambatan suplai gas di customer," terang Isa.
Isa juga memaparkan CGAS memiliki CNG Station di seluruh Provinsi di Pulau Jawa untuk menjaga distribusi, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
"Itu sebagian besar ada di utara Pulau Jawa karena gas ada di utara. Bagaimana di selatan? Kita sudah membuka hub untuk distribusi gas kita ke wilayah selatan pulau Jawa," tegas dia.
Untuk Jawa Barat, CNG HUB terdapat di Bandung dan Sukabumi, sedangkan Jawa Tengah terdapat di Klaten, dan Jawa Timur terdapat di Malang, Kediri, dan Jombang.Lebih lanjut ke depannya CGAS akan melakukan diversifikasi produk dari CNG ke Liquefied Natural Gas (LNG). Adapun saat ini LNG Station sudah dibangun CGAS di daerah Karawang.
"Kita akan commissioning di kuartal 4 2026. Selain LNG juga di Karawang, ada di Sumatera sekitar 2027-2028," pungkas dia.
(dpu/dpu)[Gambas:Video CNBC]