CLOSE AD
MARKET DATA

Calon DG BI Dicky Bagikan Resep Ekonomi RI Tumbuh 8%

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
26 January 2026 15:13
Kepala Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono menyampaikan pemaparan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Kepala Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono menyampaikan pemaparan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono mengungkapkan kunci pertumbuhan ekonomi 8% bagi Indonesia ke depannya. Adapun, kunci pertumbuhan tersebut terletak pada gerakan digitalisasi.

Ini dipaparkan dalam uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test yang dilakukan di Komisi XI DPR RI, pada Senin (26/1/2026).

Dicky melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia menghadapi sejumlah tantangan besar a.l. geopolitik, polarisasi, risiko siber, defisit neraca berjalan, pelemahan daya beli hingga angka pengangguran.

"Jawaban dari tantangan ini ada pada upaya kita menegakkan pilar digitalisasi sebagai game changer," kata Dicky dalam fit and proper test ini.

Menurut Dicky, digitalisasi keuangan yang dilakukan Indonesia seperti BI Fast, QRIS dan SNAP, pertumbuhannya cukup luar biasa. Ini, kata Dicky, terjadi dalam 9 tahun terakhir. Dia mencontohkan QRIS saya telah memfasilitasi ekonomi Indonesia hingga Rp 1,6 quadriliun.

BI memperkirakan ekonomi digital bisa tumbuh US$ 147 miliar ke depannya, setelah tahun ini tumbuh berkisar US$ 37 miliar.

Potensinya, kata Dicky, ada di kemampuan dalam negeri, yakni pengguna internet Indonesia yang bertumbuh dan bonus demografi. Contohnya, penggunaan teknologi Internet di GenZ dan Gen Alpha yang sudah mencapai 40%.

"Ini tentunya akan menjadi kekuatan kita," tegas Dicky.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Di Depan Pejabat Bank Sentral Asean-Rusia, BI Dukung Agenda Besar Ini


Most Popular
Features